Bupati Bengkalis Sosialisasikan Bantuan Program Desa Bermasa

KBRN, Bengkalis: Bupati Bengkalis turun langsung ke kecamatan dan desa mensosialisasikan 3 Peraturan Bupati, pertama tentang Bantuan keuangan bersifat khusus program desa Bermasa, kedua Tata cara pengalokasian ADD, ketiga Besaran Silpa, tunjangan pendapatan lainnya yang sah bagi pemerintah, pada Senin (11/10).

Bupati menjelaskan satu persatu program unggulan  pemerintah sudah mulai dilaksanakan salah satunya 1 desa 1 milyar yang akan dicairkan pada tahun 2022, berbagai persiapan telah dilaksaanakan termasuk mensosialisasikan dana 1 desa 1 milyar. 

“Sesuai dengan janji kami 2020 yang lalu selaku Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis secara perlahan namun pasti satu persatu program unggulan Pemerintah Daerah sudah menampakkan progresnya”,katanya. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis, Yuhelmi mengatakan Kegiatan sosialisasi tersebut dimulai pada Senin (11/10) di awali dari Kecamatan Bengkalis dan dilanjutkan di Kecamatan Bantan. 

"Pada hari selanjutnya dilanjutkan di Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana, lalu Rupat, Rupat utara, Mandau, Pinggir serta kecamatan Bathin Solapan dan Talang Muandau"rincinya.

Dijelaskan Yuhelmi bantuan desa Bermarwah, maju dan sejahtera atau disingkat Bermasa yang merupakan anggaran yang dialokasikan khusus dalam APBD Kabupaten Bengkalis sebagai wujud komitmen dalam mengimplementasikan 8 program unggulan daerah melalui program keuangan daerah 1 desa 1 milyar. 

Program bantuan tersebut akan diberikan kepada kecamatan. kelurahan dan desa, untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah maju dan sejahtera. 

“Sebanyak 136 desa di Kabupaten Bengkalis akan mendapat kucuran dana 1 milyar, agar desa dapat terus meningkatkann membangun desanya”,ungkapnya.

Bupati mengingatkan bantuan 1 milyar 1 desa tidak bisa dipergunakan untuk biaya operasional kepala desa, namun untuk penggantinya kepala desa akan menerima tunjangan kenaikan yang telah diatur jumlahnya. 

8 indikator program bantuan keuangan desa bermasa mencakup pelayanan publik berbasis tekhnologi, pemberdayaan ekonomi dan keterlibatan perempuan desa, inftrastruktur desa sesuai dengan kebutuhan, tata kelola keuangan desa dan reformasi publik, desa peduli lingkungan, membangun desa dengan kemitraan, optimalisasi peran anak, pemuda dan remaja desa dalam kelembagaan desa yang dinamis dan budaya, desa adapttif serta penyelenggaraan bersifat strategis desa. 

Bupati berharap kepada semua yang hadir mengikuti sosialisasi diantaranya Camat, Kepala Desa, BPD, Sekretaris Desa serta Tim Penggerak PKK dan Pendamping Desa agar serius mengikuti kegiatan sosialisas agar memiliki pemahaman penggunaan bantuan 1 milyar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00