Raker TP PKK Bengkalis Hadirkan 4 Narasumber Berkompeten 

KBRN, Bengkalis: Untuk menyusun rencana kerja yang berkwalitas, maka Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa/Kelurahan dan Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat kerja (Raker), diaksanakann selama 3 hari.

Pada hari pertama dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Bengkalis Senin (20/9/21), TP-PKK Kabupaten hadirkan empat Narasumber terkait 10 Program PKK. 

Adapun Narasumber pertama yaitu Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal Hj. Akna Juita Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.

Ia mengatakan Peran Ketua PKK sangat penting sekali untuk memantau dan melihat perkembangan PAUD di Kabupaten Bengkalis, diibaratkan PKK dan PAUD itu seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, untuk itu kita berkomitmen kedepannya akan membentuk Pokja PAUD di setiap kecamatan. 

Kemudian Narasumber kedua, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) H Yuhelmi, menyampaikan pentingnya pemberdayaan perempuan.

Kepada ketua TP-PKK Desa/Kelurahan dan Kecamatan ia berharap agar memasukkan program pemberdayaan perempuan di setiap desa, saat ini setiap desa akan disalurkan satu miliar satu Desa/Kelurahan. Dengan dimasukkan program tersebut di desa maka pengurus PKK desa dapat melaksanakan 10 Program PKK dimasing-masing desa.

Selanjutnya Narasumber ketiga, disampikan Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Susi Hartati, pada kesempatan itu Ia katakan saat ini di Kabupaten Bengkalis kasus stunting masih terdapat di beberapa desa.

Pemerintah Daerah telah berkomitmen untuk menyelesaikan 8 (Delapan) aksi integrasi penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis secara terpadu dengan keterlibatan multisektor baik pemerintah, swasta, masyarakat dan institusi pendidikan. Salah satu upaya yang kita galakkan adalah kegiatan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), jelasnya.

Terakhir Narasumber dari Ketua Pokja IV TP-PKK Kabupaten Bengkalis Rita Puspita mengatakan permasalahan stunting di Kabupaten Bengkalis perlu dukungan dari semua pihak, salah satunya TP-PKK harus ikut andil untuk mendukung program pemerintah terkait permasalahan stunting. Langkah awal yang harus kita lakukan adalah dengan menghidupkan kembali dasawisma.

Syarat mutlak untuk menghindari terjadinya stunting adalah dengan memperhatikan lingkungan, budayakan hidup sehat mulai dari perkarangan rumah kita dan membiasakan makanan bergizi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00