FOKUS: #PILKADA 2020

Dua Calon Wabup Pandeglang Tidak Nyoblos

Dua Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Pandeglang ketika menjalani tes kesehatan beberapa waktu lalu. (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Dua Calon Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban dan Miftahul Tamamy, tidak menyalurkan hak suaranya di Pilkada Pandeglang. Pasalnya kedua politisi muda itu berdomisili di luar Pandeglang.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Pandeglang, Ahmad Munawar mengatakan, Calon Wabup nomor urut 01, Tanto Warsono Arban merupakan warga Kota Tangerang. Sementara lawannya, Miftahul Tamamy merupakan warga Kabupaten Serang.

"Info dari data calon wakil untuk nomor urut 01 Tanto Warsono Arban itu alamatnya di The Green Taman Blosom Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong ,Kota Tangerang. Untuk calon wakil bupati nomor urut 02 Mftahul Tamamy merupakan warga Kampung Pasar Harendong, Kelurahan  Jawilan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang," kata dia, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Masa Kampanye, Bawaslu Pandeglang Klaim Nihil Pelanggaran

Namun begitu, dua Calon Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan Thoni Fathoni Mukson, dipastikan masuk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Calon Bupati nomor urut 01 Irna Narulita, rencananya bakal mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 yang berlokasi di Kampung Cigadung Kelurahan Cigadung Kecamatan Karang Tanjung dengan jumlah DPT sebanyak 485 orang.

"Calon Bupati nomor urut 01 ini terdaftar di TPS 12, Kampung Cigadung dengan jumlah DPT-nya laki-laki sebanyak 245 orang sedangkan perempuan berjumlah 240 dengan total keseluruhan sebanyak 485 orang," katanya.

Baca juga: 904.782 Masyarakat Masuk DPT Pilkada Pandeglang

Sedangkan untuk Calon Bupati nomor urut 02 Thoni Fathoni Mukson, rencananya bakal memilih di Kampung Lor, Desa Karanganyar Kecamatan Labuan, tepatnya di TPS 001 dengan jumlah DPT sebanyak 469 orang.

"Calon nomor urut 02 yakni Thoni Fathoni Mukson itu terdaftar di TPS 01, dengan jumlah DPT-nya sebanyak 469 orang, laki-laki 243 orang dan perempuan 226 orang," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00