FOKUS: #PILKADA 2020

800 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan Masa Tenang Pilkada Pandeglang

Kapolres Pandeglang, AKBP Haman Wahyudi. (Dendy/RRI)

KBRN, Pandeglang: Ratusan personel kepolisian dari Polres Pandeglang akan dikerahkan untuk mengamankan masa tenang Pilkada Pandeglang mendatang.

Ratusan personel itu akan disebar ke 35 kecamatan yang ada di Pandeglang. Mengingat hampir seluruh wilayah di Kota Badak memiliki kerawanan masing-masing.

Kapolres Pandeglang, AKBP Haman Wahyudi menyebut, pihaknya sudah menyiagakan 800 personel yang nantinya akan dibantu oleh satuan lainnya seperti TNI dan Satpol PP beserta Bawaslu untuk memonitor pelaksanaan masa tenang, 6-8 Desember 2020.

Baca juga: Pilkada di Tengah Pendemi Merupakan Tugas Berat

“Yang jelas di masa tenang seluruh personel Polres kami libatkan kurang lebih ada 800 personel yang tersebar di Polres dan Polsek didukung lagi dengan rekan-rekan kami yang di TNI ini juga kami libatkan,” ujarnya, Jumat (4/12/2020).

Haman menyadari, ekstalasi politik akan semakin tinggi selama masa tenang. Menghadapi itu, Polres Pandeglang akan meningkatkan keamanan di wilayah-wilayah rawan dan keamanan terhadap logistik-logistik suara yang sedang didistribusikan.

“Selain meningkatkan keamanan pada wilayah rawan dan pendistribusian logistik, langkah yang akan dilaksanakan lainya berupa pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK). Namun untuk pembersihan APK, unsur lain yang akan terlibat adalah Bawaslu Pandeglang dan Satpol PP,” bebernya.

Baca juga: 904.782 Masyarakat Masuk DPT Pilkada Pandeglang

Bukan hanya itu, kata Hamam juga mengakui bahwa semua wilayah di Pandeglang memiliki kerawanan masing-masing. Akan tetapi, pihaknya sudah menyiapkan skema pengamanan disejumlah titik vital.

“Lokasi keberadaan logistik Pilkada, posko pemenangan, posko tim sukses, kediaman Paslon, kantor pemerintah dan kantor penyelenggara seperti Bawaslu serta KPU, merupakan beberapa titik yang harus mendapat pengamanan ekstra,” sambung Haman.

Baca juga: Masa Kampanye, Bawaslu Pandeglang Klaim Nihil Pelanggaran

Dia menyebut, ada beberapa hal lain yang juga perlu diwaspadai sebelum jadwal pencoblosan tiba, 9 Desmber 2020 nanti. Misalnya orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk memengaruhi ataupun intervensi, money politic dan sabotase.

“Di masa tenang yang perlu kami waspadai adalah orang-orang yang tidak bertanggungjawab di masa tenang seperti memengaruhi ataupun intervensi, money politic dan sabotase. Itu perlu diwaspadai selama masa tenang,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00