Bawaslu Pandeglang Tindak 1.307 Pelanggaran APK

Ribuan pelanggaran itu terdiri atas empat jenis pelanggaran (Dendy/RRI)

KBRN, Pandeglang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindak sebanyak 1.307 pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon), selama kegiatan kampanye berlangsung. Ribuan APK yang bermasalah itu, karena dinilai melanggar aturan yang disepakati.

Koordinator Divis Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono menyebut, penindakan itu terdiri atas empat kategori.

“Dari ribuan pelanggaran itu, 494 kasus diantaranya karena memasang di pohon dan tempat terlarang lainnya, 280 kasus karena mencetak APK di luar ketentuan. 192 kasus tidak sesuai desain yang dilaporkan ke KPU. Dan pemasangan APK melebihi jumlah maksimal sebanyak 71 kasus,” bebernya, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: 395 TPS di Pandeglang Kesulitan Jangkau Jaringan Internet

Karsono menilai, pelanggaran itu menunjukkan bahwa peserta Pemilu, belum peduli dengan aturan yang ditetapkan. Padahal sesuai ketentuan, pemasangan APK sudah diatur dalam Surat Keputusan KPU Nomor 304 dan PKPU Nomor 11 tahun 2020 tentang Kampanye.

“Apalagi sebelum masa kampanye dimulai, penyelenggara Pemilu juga sudah mewanti-wanti Paslon dan Tim Kampanyenya agar menaati segala aturan,” sambungnya.

Meski sudah menindak ribuan pelanggaran APK, namun Bawaslu tidak memberikan sanksi apapun. Hanya apabila kesalahan yang sama kembali dilakukan, pengawas akan merekomendasikan ke KPU untuk ditegur sehingga bisa menjadi bahan catatan penyelanggara Pemilu.

Baca juga: Debat Pilkada Pandeglang Digelar Dua Tahap, Dimulai 23 November

“Sanksinya baru sebatas ditertibkan. Tapi kalau diulang lagi, kami merekomendasikan ke KPU untuk menegur tim kampanye atau Paslon,” ancamnya.

Karsono menekankan para kandidat, untuk lebih tertib dalam melaksanakan kampanye. APK yang tidak sesuai, diminta untuk ditertibkan secara mandiri. “Jika tidak, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan KPU untuk menertibkan paksa,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00