Pemilih Disabilitas di Pandeglang Sebanyak 1.075 Jiwa

KBRN, Pandeglang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang mencatat, sebanyak 1.075 penyandang disabilitas terdata sebagai pemilih dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Mereka termasuk dalam 898.198 Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah ditetapkan KPU beberapa waktu lalu.

Komisioner KPU Pandeglang, Ahmad Munawar menjabarkan, klasifikasi disabilitas yang ditetapkan KPU meliputi keterbatasan fisik, keterbatasan mental, keterbatasan intelktual dan keterbatasan sensorik atau tuna netra.

“1.075 pemilih disabilitas itu terdiri atas 446 orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual 122 orang, disabilitas mental 267 orang, dan keterbatasan sensorik 229 orang,” katanya merinci, Jumat (18/9/2020).

Dirinya menerangkan, pengklasifikasian kelompok disabilitas itu dilakukan untuk memudahkan penyelenggara KPU dalam memfasilitasi hak suara mereka saat pencoblosan nanti.

Mulai dari akses menuju TPS hingga penyediaan alat peraga bagi disabilitas seperti surat suara barille bagi penyandang tuna netra.

"Surat suaranya tetap sama. Tapi ada alat bantunya. Nanti di surat suaranya itu ditempel braille biar bisa diraba dan bisa mencoblos nanti," imbuhnya.

Adapun bagi penyandang disabilitas yang tidak bisa datang ke TPS, keluarga mereka harus mengajukan permohonan kepada petugas agar mereka bisa memilih di rumah dengan didampingi oleh pengawas TPS.

"Misalnya ada dua atau tiga orang keluaraganya memilih ke TPS tapi orang yang disajikan itu tidak bisa datang karena tidak bisa jalan. Namun keluarganya minta untuk didatangi maka petugas harus datang ke rumahnya atas dasar kesepakatan dan didampingi oleh pengawas pemilihan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00