Sempat Alot, KONI dan Tim Perumus Akhirnya Sepakati Peraturan Porprov VI Banten 2022

KBRN, Serang: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten dan Tim Perumus Peraturan Mutasi Atlet dan Peraturan Porprov VI 2020 menetapkan Peraturan Porprov VI dan mutasi atlet dalam rapat pleno di Aula KONI Banten, Kamis–Jumat (23-24/7/2020). 

Rumusan yang dihasilkan ini nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan event olahraga antar kabupaten kota se-Banten tersebut. Peraturan Porprov VI 2020 yang dirumuskan terdiri atas 12 Bab dan 32 pasal. Sementara peraturan mutasi atlet terdiri dari XI Bab dan 22 pasal.

Adapun Tim Perumus ini terdiri atas KONI Banten, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, KONI kabupaten kota di Banten dan empat perwakilan pengprov olahraga. 

Dari draft peraturan yang diterima, pada pasal 4 Peraturan Porprov disebutkan bahwa Porprov dilaksanakan tahun 2022 dimana penetapan tanggal penyelenggaraan Porprov VI harus sudah ditetapkan paling lambat 18 bulan sebelum Porprov. 

Pada pasal 9 ditetapkan cabang olahraga dan nomor pertandingan. Isi pasal ini antara lain cabang olahraga dan nomor pertandingan ditetapkan berdasarkan keputusan KONI Banten namun tetap memperhatikan kemampuan tuan rumah. 

Untuk dapat dipertandingkan Cabor dimaksud harus mempunyai paling sedikit 5 Pengcab aktif dan mendapat konfirmasi dari KONI kabupaten kota yang bersangkutan. Kemudian setiap nomor dapat dipertandingkan apabila diikuti 4 atlet dari 4 kabupaten kota untuk Cabor perorangan dan 4 tim dari 2 kabupaten kota untuk Cabor beregu. 

Nomor atau kelas yang dipertandingkan didasarkan pada keputusan KONI Banten dengan memperhatikan nomor/kelas pertandingkan yang biasa dipertandingkan dalam multi event nasional dengan prioritas Cabor Olympic serta kesiapan sarana dan prasarana pertandingannya.

Rapat ini berlangsung cukup alot terutama saat membahas pasal-pasal yang selama ini menjadi perdebatan seperti azas domisili atlet dan mutasi atlet. Namun peserta rapat akhirnya menyetujui sejumlah poin yang diperdebatkan itu. 

Persoalan itu antara lain masih ditemukannya proses mutasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan Banten dikemudian hari. Azas domisili misalnya, ditetapkan bahwa seorang atlet yang akan mengikuti Porprov terdaftar sebagai penduduk kabupaten kota yang dibuktikan dengan KTP elektronik dan kartu keluarga di wilayah Provinsi Banten. 

Kemudian soal mutasi, dalam aturan ini disebutkan bahwa atlet yang melakukan mutasi antar kabupaten kota di Provinsi Banten harus mendapatkan rekomendasi dari KONI kabupaten kota dan Pengprov Cabang Olahraga. Kendati mutasi atlet antar kabupaten kota di wilayah Banten diperbolehkan, namun prosesnya tidak mudah lantaran ada sejumlah tahapan yang harus dilalui dan penentunya adalah KONI Banten.

Dalam peraturan ini, juga dirumuskan berbagai regulasi yang diyakini Tim Perumus lebih baik dibanding peraturan Porprov sebelum-sebelumnya. 

“Aturan ini disusun berbasis pengalaman-pengalaman pada Porprov sebelumnya. Harapannya persoalan yang muncul di Porprov V tidak ada lagi di Porprov VI sehingga event ini berkualitas dan sesuai dengan dasar dan tujuan penyelenggaraan Porprov,” kata Wakil Ketua Umum I KONI Banten, Engkos Kosasih usai rapat pleno, Jumat (24/7/2020) sore.

Sekretaris Pengprov Perpani Banten Sirojudin menyatakan, untuk rumusan peraturan Porprov VI jauh lebih baik. “Terutama penegasan terkait keabsahan, penegasan terkait tugas tehnical delegate, serta aturan mutasi yang ketat,” kata Sirojudin yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pandeglang ini.

Senada diutarakan Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Pandeglang, Muhaemin. Dia menilai bahwa rumusan peraturan mutasi atlet dan peraturan Porprov VI 2020 lebih rinci dan detil. Muhaemin berharap ketentuan ini menjadi pedoman sehingga jalannya Porprov kompetitif, sportif, dan mampu menjadi wahana untuk mempromosikan kemajuan olahraga di Provinsi Banten. 

“Rumusan peraturan sudah dibahas dan cukup alot dan banyak perdebatan. Tapi saya amati perdebatan itu tujuannya untuk penyempurnaan aturan dan memastikan pelaksanaan Porprov berkualitas dan sportif,” kata Muhaemin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00