FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Tol Tamer Mulai Proyek Pelebaran Lajur ke-3 Ruas Cikande-Serang Timur.

Presiden Direktur PT. Marga Mandalasakti, Kris Ade Sudiyono bersama jajaran terkait PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak Tangerang-Merak saat menekan tombol sirine.

Tangerang:  Setelah sebelumnya menyelesaikan proyek pembangunan pelebaran jembatan Ciujung, Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak terus berupaya meningkatkan optimalisasi pelayanan jalan tol, yaitu dengan penambahan lajur ketiga pada ruas Cikande sampai dengan Serang Timur. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam mengatasi kepadatan lalu lintas jalan tol, mengingat pertumbuhan lalu lintas pada ruas Cikande sampai dengan Serang Timur hampir melebihi kapasitas.

Presiden Direktur Astra Infra Toll Road, Kris Ade Sudiyono mengatakan, pekerjaan penambahan lajur ke-3 pada ruas Cikande sampai dengan Serang Timur akan di realisasikan pada Juli 2022 sampai dengan Maret 2023.

Dijelaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk dari komitmen PT. Marga Mandalasakti dalam mewujudkan rencana usaha yang tertuang dalam PPJT/rencana usaha. “Proyek pelebaran dengan penambahan lajur ke-3 pada ruas Cikande-Serang Timur ini di targetkan 270 hari sudah selesai, dan saat ini masing-masing jalur ada 2 lajur, dan 1 bahu jalan, setelah proyek ini selesai akan ada 3 lajur, 1 bahu jalan, selama proyek pekerjaan pelebaran jalan berlangsung, saya menghimbau untuk pengguna jalan dapat memastikan kondisi kendaraannya dengan baik,” ujar Presiden Direktur PT. Marga Mandalasakti, Kris Ade Sudiyono kepada wartawan pada konfrensi pers acara Groundbreaking Pekerjaan Pelebaran Lajur ke-3, yang sekaligus merupakan syukuran dan momentum kampanye bulan Integritas Astra Infra.

Dalam pelaksanaan proyek penambahan lajur ke-tiga yang dilakukan Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selalu menekankan pekerjaan konstruksi yang memegang teguh prinsip Integritas serta pemenuhan aspek Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L). Pada dasarnya ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak menekankan kontraktor untuk menerapkan contactor safety management system (CSMS) dimana setiap mitra kerja yang bekerjasama wajib menerapkan K3L sesuai kebijakan yang tertulis.

Adapun praktik kerja aman khususnya di setiap pekerjaan konstruksi di jalur Tol Tangerang-Merak terdapat di dalamnya terkait perambuan pekerjaan, operasional alat berat dan traffic management. Diharapkan dengan penerapan program sistematik yang sudah berjalan dalam peningkatan layanan tol mampu memberikan kenyamanan dan kelancaran kepada penguna jalan tol Tangerang-Merak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar