Perumdam Butuh Rp8,2 Miliar untuk Kelola IPA SPAM di Tanjung Lesung

Kantor Perumdam Tirta Berkah Pandeglang. (Arsip RRI)

KBRN, Pandeglang: Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan perpipaan distribusi utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Kecamatan Panimbang, Pandeglang, akan segera beroperasi.

Pasalnya instalasi air bersih di daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung itu diperkirakan selesai akhir tahun ini.

Baca juga: 1 April, Tarif Air Perumdam Pandeglang Naik Hampir 50 Persen

Rencananya akan mengairi sekitar 8.000 saluran atau setara 36.000 jiwa yang tersebar di 10 desa dan 4 kecamatan, meliputi Kecamatan Panimbang, Sukaresmi, Angsana, dan Patia.

Pembangunan proyek berkapasitas produksi 100 liter per detik itu dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang nantinya akan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Berkah Pandeglang.

Namun demikian, Perumdam mengaku bingung untuk membiayai pengelolaan sarana tersebut. Sebab setelah dihitung, Perumdam membutuhkan biaya sekitar Rp8,2 miliar. Sementara mereka mengaku belum mampu untuk mendanai sebesar itu.

Baca juga: PDAM Pandeglang Disarankan Usul Anggaran Perbaikan Pipa ke Pemkab

“Setelah selesai, dibutuhkan anggaran biaya sekira Rp8,2 miliar untuk pengelolaannya. Berdasarkan hasil hitungan biaya estimasi mengoperasikan IPA SPAM KSPN,” kata Direktur Perumdam Tirta Berkah Pandeglang Euis Yuningsih, Rabu (6/7/2022).

Euis menjelaskan, biaya itu termasuk untuk pembangunan jaringan pipa tersier kepada pelanggan. Maka saat ini pihaknya mengaku sedang mengajukan usulan biaya kepada Kementerian PUPR.

“Kalau saat ini dari Kementerian PUPR baru jaringan pipa utama sedangkan ke jaringan pipa tersiernya belum. Oleh karena itu kita sedang mengajukan biayanya,” katanya.

Baca juga: Pekan Depan, Pipa PDAM di Cikoromoy dan Labuan Mulai Direhabilitasi

Euis berharap, Kementerian PUPR merealisasikan usulan Perumdam. Mengingat fasilitas itu diakuinya memiliki peran penting untuk menghadirkan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

“Apalagi IPA SPAM KSPN ini untuk membantu mengatasi krisis air bersih di 10 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Sehingga kami melakukan jemput bola mengajukan permohonan biaya untuk pembangunan jaringan pipa tersiernya,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar