Rp2,2 Miliar Digelontorkan untuk Tingkatkan Produksi Ikan Pandeglang

Sekretaris Dinas Perikanan Pandeglang, Nasir. (RRI/Dendy)

KBRN, Pandeglang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Perikanan menyiapkan anggaran Rp2,2 miliar pada tahun 2022 untuk meningkatkan produksi ikan di Pandeglang.

Sekretaris Dinas Perikanan Pandeglang, Nasir menjelaskan, anggaran sebesar itu diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kami juga sedang berupaya untuk men-support beberapa hal kebutuhan nelayan, nanti ada bantuan dari DAK. Kami akan menghibahkan 10 unit mesin kapal yang sedang sedang persiapan, lalu unit pelacak ikan plus GPS,” kata Nasir, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: BMKG Terus Tingkatkan Kapasitas Nelayan Pandeglang Melalui SLCN

“Di samping itu juga dalam penguatan kelompok budidaya di darat, kami ada pengadaan ikan air payau Bandeng, dan 400 ribu bibit ikan Nila dan Lele,” sambungnya.

Bukan cuma bantuan alat dan bibit, Nasir juga mengungkapkan tahun ini pihaknya akan melakukan rehabilitasi terhadap dua unit pengolahan ikan di Kecamatan Panimbang dan Carita.

“Ini mudah-mudahan nelayan bisa lebih mudah mendapatkan ikan, bisa efisiensi, tidak membuang-buang solar, tapi sudah ke titik ikan,” jelasnya.

Dirinya membeberkan, langkah yang dilakukan Perikanan Pandeglang semata-mata untuk membantu nelayan, terutama yang betul-betul tidak mempunyai fasilitas atau koperasi yang butuh dukungan dari pemerintah. 

Baca juga: Daripada Diselundupkan, Nelayan Pandeglang Sepakati Ekspor Benih Lobster

Oleh karenanya, dia berharap tangkapan ikan pada tahun ini bisa lebih meningkat. Mengingat aktivitas nelayan sempat terganggu karena cuaca buruk maupun penularan Covid-19.

“Ikan kita saya kira sekarang lumayan bagus, cuma kemarin ada beberapa kendala karena memang musim barat sehingga ada beberapa nelayan tidak melaut. Tapi sekarang aktivitas di TPI cukup bagus. Semoga pasca-pandemi nelayan bisa melaut dan mendapat hasil yang baik,” tandasnya.

Berdasarkan catatan Dinas Perikanan, produksi ikan segar di Pandeglang tahun 2021 sebanyak 54.318 ton. Capaian produksi tahun lalu, disumbang oleh jenis perikanan tangkap sebesar 27.665 ton, dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun. Sementara produksi kedua dari jeni perikanan budidaya, yang memproduksi lebih dari 26.652 ton dan menghasilkan rupiah sebesar Rp1,5 triliun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar