Jaga Populasi Ikan, Nelayan Diminta Ikut Lestarikan Terumbu Karang

Terumbu karang menjadi rumah sekaligus tempat berkembangnya ikan. (Pexels)

KBRN, Pandeglang: Kualitas ekosistem laut di perairan Kabupaten Pandeglang dalam beberapa tahun terakhir terus menurun. Salah satu yang paling kental terasa adalah berkurangnya keberadaan terumbu karang akibat hantaman gelombang Tsunami Selat Sunda tahun 2018 lalu.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna menjelaskan, dengan berkurangnya pertumbuhan terumbu karang itu memengaruhi populasi ikan di laut Pandeglang. Padahal seharusnya, terumbu karang menjadi rumah sekaligus tempat berkembangnya ikan.

“Selama ini banyak ikan yang hijrah karena rumahnya tidak ada. Padahal terumbu karang biasanya menjadi tempat mereka bermain,” katanya, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Terumbu Karang di Pandeglang Mengkhawatirkan, Pelindung Utama Daratan Terancam

Suaedi menjelaskan, kondisi itu diperparah dengan masih minimnya kesadaran nelayan untuk menjaga terumbu karang. Selama ini, nelayan hanya fokus untuk mengeruk ikan dan biota laut lainnya yang dianggap memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Sayangnya hal itu tidak dibarengi dengan kesadaran nelayan untuk melestarikan terumbu karang.

“Jangan hanya menangkap tapi tidak mementingkan dasar lautnya,” tegas Suaedi.

Maka dari itu, Suaedi mengajak semua pihak, tidak hanya nelayan untuk merehabilitasi terumbu karang di Pandeglang. Sebab dia meyakini, keberadaan terumbu karang tidak hanya menjadi rumah bagi ikan, namun juga pelindung masyarakat pesisir dari hempasan ombak.

Baca juga: Terumbu Karang di Pandeglang Kritis, Lintas Organisasi Siapkan 5 Aksi Tangguh

Karena dengan kualitas terumbu karang di tengah laut yang baik, dapat meredam deburan ombak yang juga mampu melindungi pesisir pantai dari abrasi.

“Banyak keuntungan dari terumbu karang. Tidak hanya untuk keindahan bawah laut, tapi yang lebih penting adalah menjaga bibir pantai agar tidak semakin terkikis kena deburan ombak,” pesan mantan Camat Panimbang itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar