Perbaikan Jalan JLS Pemkot Cilegon Butuh Biaya Rp3,4 Miliar

KBRN, Cilegon : Anggaran sebesar Rp3,4 miliar dibutuhkan untuk Perbaikan Jalan Aat Rusli (JAR) atau lebih dikenal Jalan Lingkar Selatan (JLS). Demikian terungkap dalam rapat Tim Pelaksana Rekonstruksi Jalan dan Jembatan Jalan Aat Rusli (JLS) Kota Cilegon, di kantor Bappeda Kota Cilegon, Selasa (12/1/2021). 

Berdasrkan informasi yang dihimpun RRI, anggaran sebesar Rp3,4 miliar itu rencananya untuk perbaikan enam jembatan serta rehab jalan di dua titik yang berada disepanjang jalan JLS. 

"Ada beberapa hal yang kami bahas pada pertemuan ini. Mulai keterbutuhan anggaran, serta titik mana saja yang perlu diperbaiki atau pemeliharaan," kata Ketua Tim Pelaksana Rekonstruksi Jalan dan Jembatan Jalan Aat Rusli (JLS) Kota Cilegon Irwan Sambilani, usai rapat tersebut. 

Irwan mengaku, dirinya telah menerima penjelasan. Dimana kata Irwan, dalam rapat itu dirinya meminta agar ada data yang detail yang disampaikan dalam rapat oleh yang bersangkutan. 

"Tadi sudah ada penjelasan, tapi saya meminta data lebih detail. Itu akan dibahas pada pertemuan berikutnya," ucap Irwan. 

Agar perbaikan jalan JLS dapat dilakukan maksimal dan mendapatkan kualitas yang baik. Maka lanjut Irwan, dirinya meminta agar lelang pelaksanan kegiatanya ditentukan oleh kalangan industri bukan dari kalangan Pemkot Cilegon. 

"Kami ingin kualitas perbaikan jalan dan jembatan nanti, sesuai standar industri. Makanya, lelang pelaksana kegiatan saya minta tidak ditentukan oleh Pemkot Cilegon, tapi oleh kalangan industri," tandasnya. 

Sementara itu, Pengawas Pelaksana Rekonstruksi Jalan dan Jembatan pada Pemkot Cilegon, Sabri Wahyudin menyampaikan, lantaran ada usulan penambahan anggota rapat. Maka kata Sabri anggotanya ditambah dari pihak Aptrindo selaku perwakilan dari pengusaha truk.  

"Tadi ada usulan penambahan anggota pula, yakni dari kalangan pengusaha truk. Ini agar mereka pun ikut andil dalam rangka perbaikan," ujar Sabri. 

Adapun terkait dengan profosal, Sabri menjelaskan akan dilakukan pembahasan terlebih dahulu diinternal Pemkot Cilegon. Dimana kata Sabri, setelah selesai dibahas di internal Pemkot Cilegon barulah Profosal akan disampaikan ke pihak industri yang diprediksi akan selesai akhir Januari 2021.

"Pada profosal itu, akan tertuang secara detail terkait apa saja yang perlu diperbaiki hingga pada kebutuhan anggarannya," katanya," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00