Dukung Penataan Kawasan Religi Syekh Nawawi, BBWSC3 “Poles” Anak Sungai Cidurian

PPK Operasi dan Pemeliharaan II pada BBWSC3, Tanto Sugiharto (Dendy/RRI)

KBRN, Serang: Saluran Pembuang Jenggot, anak Sungai Cidurian di Kampung Tanara, Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, mulai berubah. Tepian sungai menuju kawasan wisata religi Syekh Nawawi Al-Bantani itu kini sudah dipasangi bronjong setinggi kurang lebih empat meter dibeberapa titik. Total panjang bronjong yang dipasang itu mencapai 180 meter.

Dampaknya, tepian sungai yang berbatasan dengan Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang itu, lebih tertata dan rapi.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, BBWSC3 Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan II pada Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3), Tanto Sugiharto menerangkan, pemasangan bronjong itu bagian dari BBWSC3 dalam mendukung grand design penataan kawasan religi Syekh Nawawi Al-Bantani.

“Pembangunan ini juga tak lepas dari program pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung grand design penataan kawasan Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara,” katanya saat meninjau hasil pemasangan bronjong di Desa Tanara, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Baca juga: BBWSC3 Rampungkan Normalisasi Situ Palayangan Setelah Tujuh Tahun Alami Sedimentasi

“Khusus pekerjaan saluran pembuang Jenggot, ada beberapa item yakni pemasangan bronjong penahan tebing kritis, yang menjadi major item. Kemudian pembersihan sampah, pengangkatan sedimen, dan gulma padat di saluran ini,” sambungnya seraya menunjuk ke arah sungai.

Tanto menyebut, penataan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan dengan berbagai jenis pembangunan. “BBWSC3 juga akan membangun infrastruktur pendukung lainnya untuk mendukung grand desain penataan kawasan religi Syekh Nawawi,” cetusnya.

Selanjutnya : Dikerjakan Melalui Padat Karya Tunai

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00