Jelang Musim Hujan, BBWSC3 Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dipimpin Kepala BBWSC3, Saroni Soegiarto (Dendy/RRI)

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten, Wida Nurfaida mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai alat berat yang disiagakan dimasing-masing PPK. Terutama di lokasi rawan banjir dan longsor, seperti kawasan perbatasan Rangkasbitung-Bogor.

“Kami sudah menyiagakan alat-alat berat dimasing-masing PPK yang siaga selama 24 jam. Terutama di lokasi yang rawan banjir dan longsor, seperti di wilayah Cigelung,” sebutnya.

Bukan hanya itu, jembatan-jembatan yang rawan juga sudah didata. Hanya saja dia menyebut, kondisi jembatan di Banten saat ini hampir seluruhnya sudah mantap sehingga diperkirakan tidak begitu terdampak ketika diterjang banjir.

“Kami juga sudah mendata jembata-jembatan yang rawan, kami sudah terindikasi, karena kami selalu update. Mostly yang kategori di atas 3 di Banten sudah jarang,” sambungnya.

Baca juga: BNPB Minta Waspadai Potensi Bencana di Empat Provinsi

Sementara Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, Ayub Andi Saputra memastikan, BPBD telah menyiagakan personel dan perlengkapan ketika terjadi bencana.

“Persiapan BPBD, kami sudah memantau dari BMKG terkait curah hujan. Intinya kami selalu siap siaga, kami juga sudah siapkan 1 Satgas  Kebencanaan Banjir yang terdiri atas 60 personel,” ucap Ayub.

Dia berharap, apel kesiapsiagaan tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan juga sinergitas antar instansi ketika bencana datang. Dengan begitu, masing-masing otoritas sudah mengetahui apa saja yang harus dilakukan kala bencana menerjang.

“Mudah-mudahan ke depan manakala ada kejadian bencana, antara instansi terkait bisa bekerja dengan sinergi saling baha membahu terkait apa yang dibutuhkan masyarakat,” harap dia.

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00