Polres Cilegon Gandeng Telkomsel Infokan Wilayah Rawan Macet dan Laka Lantas

KBRN, Cilegon : Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon menggandeng operator seluler Telkomsel untuk membuat inovasi berupa SMS Blaster yang mengirim imbauan jalur rawan kecelakaan lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Cilegon. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu menekan angka kecelakaan lalulintas di Kota Cilegon. 

Nantinya, SMA Blaster itu akan dikirimkan ke 48 ribu pengguna Telkomsel yang ada di Kota Cilegon. Selain informasi jalur rawan kecelakaan, pesan singkat itu juga akna menginformasikan jalur rawan macet di kota baja.

Kepala Satlantas Polres Cilegon AKP Ali Rahman menuturkan, SMS Blaster itu sejatinya sudah dilakukan sejak pertengahan Januari 2020 yang dilakukan di wilayah rawan kecelakaan di Cilegon yaitu di Kecematan Grogol dan Kecamatan Pulomerak. 

"Ada 48 ribu lebih pengguna telkomsel di Cilegon menerima SMS Blast dari petugas Satlantas Polres Cilegon, yang berisi iimbauan keselamatan dan jalur lalu lintas yang rawan kecelakaan di Cilegon, seperti di Kecematan Grogol dan Kecamatan Pulomerak," kata Kasatlantas saat dikonfirmasi, Jum'at (24/1/2020).

Diakui Kasatlantas, tujuan dilakukanya SMS Blaster tersebut adalah untuk mensosialiasikan tentang keselamatan berlalulintas kepada msyarakat melalui tekhnologi dan Media Sosial (Medsos).

"SMS Blaster sudah mulai diberlakukan per tanggal 15 Januari 2020 kemarin, yang rencananya akan di kirim setiap satu bulan sekali setiap tanggal 15," sebutnya.

Dia meyakini, melalui SMS Blaster, kegiatan sosialiasasi dan imbauan akan lebih efektif karena lebih mudah diterima oleh masyarakat. 

"Dengan begitu, masyarakat akan lebih berhati-hati pada saat melintasi jalur rawan macet dan kecelakaan yang disampaikan Polres melalui fasilitas dari Telkomsel," imbuhnya.

Kasatlantas menambahkan, kedepan melalui informasi SMS blaster itu, bukan hanya bersifat imbauan saja. Namun juga akan ditambah dengan informasi data terjadinya kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Cilegon dalam kurung waktu sebulan terakhir.

"Diharapkan dengan begitu mampu menekan angka kecelakaan dan mencegah terjadinya kemacetan di Cilegon," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00