BPBD Mantapkan Data Rumah Rusak Akibat Bencana Lebak

KBRN, Serang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Banten terus memantapkan data rumah rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak. Data tersebut nantinya akan diserahkan ke pemerintah pusat untuk dilakukan pembangunan hunian tetap bagi korban terdampak bencana. Demikian diungkapkan Kepala BPBD Provinsi Banten, Kusmyadi, Jumat (24/1/2020). 

Menurutnya, sampai saat ini pemrpov Banten masih menunggu data resminya dari pemkab Lebak terkait rumah yang mengalami kerusakan. Dari catatan BPBD Banten hampir 3 ribu lebih rumah yang terdampak.

"Ada 1110 unit rumah terendam, 521 unit rumah rusak ringan dan 1410 unit rumah rusak berat. Tapi fixnya nanti menunggu laporan dari BPBD Lebak," kata Kusmayadi. 

Adapun untuk saat ini, pihaknya baru menerima rekapitulasi jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana. Laporan dinas PUPR ada dua jembatan kewenangan provinsi yang akan diperbaiki. 

"Keduanya yakni jembatan Cinyiru dan Ciberang. Sejauh ini DPUPR tengah melakukan kajian untuk melakukan proses pembangunan kedua jembatan tersebut," tukas Kusmayadi. (NJ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00