Bupati Pandeglang Sepakat Hapus Tenaga Honorer Untuk Kalangan Ini

KBRN, Pandeglang : Bupati Pandeglang, Irna Narulita menentang keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan DPR RI yang menyetujui penghapusan tenaga honorer, pegawai tetap, dan pegawai tidak tetap di instansi pemerintahan.

Irna akan melewan keputusan itu. Sebab dia menyadari, selama ini kinerja pemerintahan banyak terbantu dengan adanya tenaga honorer. Akan tetapi, perlawanan itu akan dilakukan demi mempertahankan para honorer yang mampu memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah.

Baca juga: Tenaga Honorer Resah di Pandeglang, Periode 2019-2020 Dihapus

“Bagi tenaga honorer yang profesional dan memiliki kinerja yang baik akan kami pertahankan. Bagaimana dan dari mana anggaranya, kami akan pikirkan sistemnya seperti apa," kata Irna usai menghadiri acara Bimtek Penguatan Kapasitas Aparatur di salah satu hotel di Pandeglang, Rabu (22/1/2020).

Bupati menerangkan, pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, tentunya ingin mencetak aparatur yang unggul. Jika para honorer kinerjanya dapat membantu pemerintah, akan dipertahankan.

“Akan tetapi bagi kalangan honorer yang tidak memiliki kedispilinan, kinerjanya buruk yah mohon maaf, karena hal ini sudah jelas ada aturannya”, tegas Irna.

Adapun untuk pengurangan tenaga honorer saat ini belum bisa dilakukan di tubuh Pemda Pandeglang. Karena biasanya, nanti ada akan sistem nanti yang menilai. Lagipula biasanya, pemerintah pusat akan melakukan penyesuaian dengan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan 

"Kita tidak bisa memutuskan harapan mereka begitu saja, akan tetapi nanti kita lihat kedepanya seperti apa, jika honorer memiliki kinerja yang bagus akan kita pertahankan, jika sebaliknya kinerjanya buruk, malas dalam bekerja, biar sistem nanti yang akan menilai," tutup ibu tiga anak itu.

Sekadar informasi, jumlah tenaga honorer di Pemda Pandeglang mencapai 1.500 orang, TKS 7.000 orang, dan TKK sebanyak 1.520 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00