Pemprov Banten Siagakan Alat Berat di Lokasi Rawan Longsor

KBRN, Serang: Pemerintah provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) menyiapkan alat berat di sejumlah titik rawan terdampak longsor. Alat tersebut disiagakan terhadap sejumlah daerah yang memiliki kerawanan longsor dan banjir cukup potensial di empat kab/ kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) provinsi Banten, Mohamad Trenggano menyampaikan dari laporan BPBD paling tidak ada tiga daerah yang rawan longsor di provinsi Banten. Ketiganya yakni kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang. 

 "Tidak hanya itu ketiga wilayah itu juga kerapkali menjadi langganan banjir. Karena di wilayah tersebut terdapat pegunungan dan bukit. Kemiringan di sejumlah wilayah juga di atas 15 derajat sehingga tanahnya tidak memiliki daya ikat kepada pepohonan," kata Trenggano, Senin (30/12/2019).

Selain alat berat, Trenggano mengatakan pihaknya juga menyiagakan perosnil yang membantu proses evakuasi ketika banjir dan longsor terjadi. Bahkan sejumlah Unit Pelaksana Teknis diminta untuk mmebuat posko di sejumlah daerah yang rawan bencana banjir dan longsor. 

"Ada juga tim Satgas yang kami terjunkan melalui UTD di daerah," katanya. 

Sementara itu Pemprov Banten belum mengeluarkan status darurat bencana pasca terjadinya banjir dan longsor di wilayah Lebak. "Padahal banjir dan tanah longsor menyebabkan tiga Desa di wilayah tersebut terdampak langsung," terangnya. 

Diketahui sejak awal bulan lalu BMKG telah melansir tingginya curah hujan di wikayah provinsi Banten. Bahkan sejumlah perairan juga berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga mencapai 2.5 meter.  Oleh sebab itu BMKG juga menghimbau kepada warga di pesisir untuk mengurangi aktivitas di pantai. (NJ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar