Partisipasi Peserta MTQ XXXVII Pandeglang Rendah

KBRN, Pandeglang : Pelaksanaan ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXXVII tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2019 sepi peminat. Hal ini dikarenakan tingkat partisipasi peserta dari tiap kecamatan yang sangat rendah. Padahal pelaksanaan MTQ yang dipusatkan di Kecamatan Saketi, tinggal menyisakan hitungan hari.

Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Pandeglang, Hadis Muntaha mengatakan, idealnya masing-masing kecamatan mengirimkan 35 orang peserta. Karena dihitung dari tujuh cabang dan 13 golongan yang dilombakan. 

Akan tetapi, jumlah yang ditargetkan itu tidak diindahkan oleh masing-masing kecamatan. Sebab, sampai saat ini, tingkat partisipasi mengirimkan peserta masih banyak dibawah 50 persen dari ketentuan yang sudah ditetapkan. 

"Bahkan ada kecamatan yang mengirimkan peserta itu hanya 14 persen saja," keluhnya usai technical meeting MTQ XXXVII di Oproom Setda Pandeglang, Kamis (3/10/2019).

Namun, Hadis tidak merinci kecamatan mana saja yang dianggap tingkat partisipasinya rendah. Dirinya hanya menyebut ada sekitar 20 kecamatan yang mengirimkan delegasi di bawah 50 persen.

"Kalau rata-rata yang partisipasinya dibawah 50 persen atau rendah itu, berjumlah sekitar 20 kecamatan. Kami sebetulnya sudah mengingatkan dari awal, dan bahkan Sekda dan Asda juga sudah mengingatkan agar partisipasinya ditinggikan," katanya.

Hadis memgaku kecewa dengan rendahnya partisipasi itu. Padahal Pemkab sudah menggelontorkan biaya MTQ mencapai Rp950 juta. 

"Saya rasa tidak ada kendala apapun ditiap-tiap kecamatan. Karena dari besaran anggaran dimasing-masing kecamatan pun menurut hitung-hitungan kami, sangat cukup. Saya rasa sangat tidak mungkin kalau tidak ada peserta untuk mengikuti perlombaan ini," terangnya. 

Hadis menilai, hal itu jelas akan berdampak pada regenerasi Qori Qoriah di Pandeglang. Karena dengan minimnya peserta yang mengikuti ajang MTQ, akan berdampak mandeknya pecarian bibit berprestasi.

" MTQ tingkat kabupaten ini, untuk mencari bibit yang berprestasi yang dapat dilombakan kembali ditingkat provinsi. Kalau partisipasinya tidak maksimal, jelas berdampak terhadap pecarian bibit berprestasi," tandasnya. 

Hal yang sama disayangkan Ketua Harian LPTQ Kabupaten Pandeglang, Abdul Gofar. Dia mengatakan, tingkat partisipasi beberapa kecamatan meleset dari harapan. Padahal ia sudah mewanti-wanti supaya kecamatan aktif dalam keikutsertaannya diperhelatan MTQ ke XXXVII. 

"Kami mengingginkan tingkat partisipasinya itu minimal 50 persen, tapi belum semua kecamatan memenuhinya. Yang saya ketahui masih rendah, langsung saya tegur. Pokoknya kami menyayangkan," kata Gofar. 

Oleh karena itu, Gofar menyebut akan memberi teguran pada kecamatan yang tidak mampu memaksimalkan jumlah perserta. Karena dia menyebut, hal itu menjadi perhatian bupati dan Sekda Pandeglang.

"Usai technical meeting nanti ketahuan kecamatan mana saja yang tidak maksimal. Nanti juga bakal mendapat teguran dari Ibu Bupati dan Pak Sekda," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar