Pemkot Cilegon Akan Sediakan Sarana Angkutan Umum Massal

KBRN, Cilegon : Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perhubungan Kota Cilegon akan segera merealisasikan Program Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM). Rencananya program tersebut akan dilaunching pada tanggal 7 Februari 2019 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cilegon Andi Afandi mengatakan, program Sarana Angkutan Umum Masal (SAUM) di Kota Cilegon rencananya akan diberlakukan pada 5 koridor jalan. 

Kelimanya yakni koridor jalan Terminal Seruni menuju Ciwandan, Koridor Seruni menuju Jalan Lingkar Utara (JLU), koridor Transmart menuju Merak, koridor Transmart menuju ke Seruni lewat jalan protokol dan koridor Transmart menuju ke Ciwandan.

"Rencananya program SAUM itu akan dilakukan di 5 koridor jalan yang ada di Kota Cilegon," ujar Andi usai rapat bersama Plt Walikota Cilegon diruang Rapat Walikota Cilegon, Kamis, (31/1/2019).

Menurutnya, program SAUM dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik kendaraan di Kota Cilegon. Sehingga kebijakan itu untuk mempermudah masyarakat Kota Cilegon yang hendak berpergian melalui transportasi umum.

"Hal tersebut untuk menghindari terjadinya konflik kendaraan dan juga untuk mempermudah masyarakat Cilegon pada saat akan berpergian," jelasnya.

Andi mengungkapkan, program SAUM pertama kali akan dilakukan di koridor pertama yaitu di koridor Terminal Seruni menuju Ciwandan dengan menggunakan sebanyak dua kendaraan bus berukuran medium (kecil). 

"Kenapa yang pertama dilakukan di koridor pertama dari Seruni menuju Ciwandan lewat Jalan Lingkar Selatan (Jls)? Karena disana saat ini belum ada trayek," terangnya.

Andi berharap nantinya Dinas Perhubungan Provinsi Banten dapat menyumbangkan dua unit kendaraan bus agar dapat dijadikan angkutan massal di Kota Cilegon. 

"Saya sih berharap Dishub Provinsi Banten dapat membantu menambah jumlah kendaraan Busnya, agar program SAUM ini dapat berjalan lebih luas lagi," ucapnya.

Adapun untuk pengemudi bus, perekrutannya akan dilakukan melalui profesi dan masyarakat yang rencananya akan merekrut sebanyak 3 pengemudi. Meski demikian pihaknya juga akan menyediakan pengemudi cadangan untuk mengantisipasi apabila pengemudi yang di rekrut menemui halangan.

"Kalau untuk perekrutan supirnya akan kita lakukan melalui profesi dan akan melibatkan masyarakat, dan juga Dishub Cilegon akan menyediakan pengemudi Cadangan sebagai pengganti apabila pengemudi yang telah di rekrut berhalangan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar