HUT Ke-77 Indonesia, 127 Napi Rutan Pandeglang Diusulkan Dapat Remisi

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang. (RRI/Dendy)

KBRN, Pandeglang: Sebanyak 127 warga binaan yang menghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang, diusulkan mendapat potongan masa tahanan edisi Kemerdekaan Tahun 2022. Dari 127 warga binaan itu, tiga orang diusulkan bebas langsung pada peringatan 17 Agustus 2022 mendatang.

“Yang kami usulkan (remisi) sekitar 127 orang. Yang mana 3 orang dapat RU-2 atau langsung pulang,” kata Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Rutan Kelas IIB Pandeglang, Sudrajat kepada RRI, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: 5.628 Napi di Banten Dapat Remisi HUT RI ke-76

Dia membeberkan, seratusan warga binaan yang diusulkan mendapat remisi itu 120 diantaranya merupakan warga binaan yang tersandung kasus pidana umum, sisanya mereka yang berperkara narkoba dan tindak pidana korupsi.

“127 orang itu terdiri atas, yang dapat remisi 4 bulan 3 orang, remisi 3 bulan 16 orang, remisi 2 bulan 37 orang, dan remisi 1 bulan 68 orang,” ujar Sudrajat merinci.

Baca juga: Rutan Pandeglang Usulkan 95 Warga Binaan Dapat Remisi Idulfitri

Dia memastikan, mereka yang diusulkan mendapat remisi ini karena sudah menjalani masa tahanan minimal 6 bulan dan dianggap berkelakuan baik sejak dibina di Rutan Pandeglang.  Mayoritas diantara mereka merupakan warga asli Pandeglang.

“Yang diusulkan remisi sudah memenuhi syarat. Kalau persyaratannya kan kami lihat subtantif dan administratf. Kalau administratif dilihat dari dokumen, sudah memenuhi atau belum. Kalau subtantif itu dilihat dari perilaku mereka yang dianggap berkelakuan baik,” jelas pria yang akrab disapa Ajat ini.

Baca juga: 415 Warga Binaan Lapas Serang Dapat Remisi Edisi Kemerdekaan

Adapun jumlah tahanan yang menghuni satu-satunya Rutan di Pandeglang ini, kini tercatat sebanyak 280 orang, dengan 9 diantaranya merupakan warga binaan perempuan. Ajat menyebut, jumlah itu tergolong sudah melebihi kapasitas.

“Jumlah tahanan saat ini berjumlah 280 orang, napi 151 orang, sisanya warga binaan. Jumlah itu tergolong overload, karena idelanya hanya 121 orang,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar