Pandeglang Usulkan Penambahan 10.00 Dosis Vaksin PMK

Plt Kepala DPKD Pandeglang, Budi S Januardi. (RRI/Dendy)

KBRN, Pandeglang: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang mengajukan usulan penambahan vaksis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebanyak 10.000 dosis.

Sebelumnya, Pandeglang sudah mendapat jatah 100 dosis vaksin PMK yang langsung disalurkan untuk hewan ternak di Kecamatan Saketi dan Cisata.

Baca juga: Jelang Iduladha, Ratusan Hewan Ternak di Pandeglang Divaksin PMK

“Kami kemarin sudah rapat dengan provinsi dan sudah diinventarisir oleh Distan Banten kebutuhan dimasing-masing kabupaten kota. Kami mengajukan 10.000 dosis untuk seluruh wilayah di Pandeglang,” ujar Plt Kepala DPKD Pandeglang, Budi S Januardi, Sabtu (2/7/2022).

Dia menuturkan, vaksin yang suntik hanya untuk hewan ternak yang sehat. Sementara bila ada hewan ternak yang terindikasi tertular PMK, akan dilakukan isolasi mandiri atau karantina.

“Vaksin itu untuk hewan yang sehat, kami baru mendpatkan 100 vaksin. Jadi yang sakit dilakukan isoman, dan yang sehat disuntuk vaksin,” jelasnya.

Baca juga: Tinjau Lapak Kurban, Irna Pastikan Hewan yang Dijual Bebas PMK

Sejauh ini tercatat ada 28 hewan ternak di Pandeglang yang dilaporkan tertular PMK. Namun semua sudah ditangani dengan karantina dan berangsur membaik. Sedangkan untuk hewan kurban, Budi mengaku telah memastikan, tidak ditemukan adanya hewan kurban yang tertular.

“Kami terus mengimbau kepada pemilik hewan agar melakukan karantina mandiri bila ditemukan ada yang terindikasi, karena walaupun belum ada obatnya, tapi bisa disembuhkan dengan terapi supported, artinya ditingkatkan imunitas hewan tersebut dan kami siap mendampingi,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar