Hadiri Acara Halal Bihalal PKS, Isro Singgung Ketidakhadiran Wali Kota Cilegon Helldy Agustian

Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi"raj dalam acara halal bihalal Partai PKS di Cilegon

KBRN, Cilegon : Hadiri acara halal bihalal Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Se-provinsi Banten di salah satu hotel di Kota Cilegon, Sabtu (21/5/2022) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon yang sekaligus sebagai ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon Isro Mi’raj menyinggung Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang tidak hadir dalam acara tersebut. Padahal kata Isro, Partai PKS adalah partai koalisi Wali Kota Cilegon Helldy Agustian pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Cilegon tahun 2020 kemarin. 

"Kan tadi disampaikan Pak Wakil Walikota (Sanuji Pentamarta) Walikota ada acara Berkarya di Jakarta. Harusnya beliau (Helldy Agustian) satu menit atau dua menit datang dulu, lalu berpamitan, walau bagaimanapun kan PKS itu mitra atau koalisinya partainya pak walikota" ucap Isro disela-sela acara halal bihalal tersebut.

Menurut Isro Partai PKS adalah salah satu partai yang solid dan memiliki kader yang militan. "PKS partai yang solid, kader-kadernya militan, saya tahu karena kita pernah bersama selama 20 tahun di Pilkada. Hanya kemarin saja berbeda dengan Golkar mempunyai calon (Calon Kepala Daerah) masing-masing, tidak menutup kemungkinan ke depan bisa bersama kembali," ujar Isro.

Isro menyampaikan, kehadiran dirinya di acara halal-bihalal Partai PKS dalam rangka memenuhi undangan sebagai ketua DPRD Kota Cilegon dan dalam rangka menjaga silaturahmi dengan para kader partai PKS.

"Kita diundang, kita waktunya ada, sehat badannya, maka hukumnya wajib datang. Dan saya mewakili institusi atas nama DPRD," ucap Isro.

Diinformasikan, selain Isro Mi’raj acara Halal bihalal pengurus PKS se Banten tersebut dihadiri juga oleh Wakil Ketua Majelis syuro PKS sekaligus mantan Gubernur Jawa Barat dua periode, Ahmad Heryawan, Ketua DPW PKS Banten, Gembong R Sumedi, perwakilan NU, Muhammadiyah dan MUI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar