Usai Libur Lebaran, Pemkab Pandeglang Terapkan WFH

25 persen ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang menerapkan WFH. (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) usai lebaran Idulfitri 1443 Hijriah. Kebijakan ini sesuai dengan arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban menerangkan, WFH dilingkungan Pemkab Pandeglang diterapkan sebanyak 25 persen. Hal ini berlaku selama satu pekan.

“Ini awalnya arahan dari Kapolri dan diamini Menpan RB terkait masa tambahan cuti terkait arus balik biar mengurai tidak macet. Jadi di Pandeglang 75 % WFO dan sisanya WFH sampai Jumat,” ujarnya, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Sudah Dua Bulan, Pandeglang Zero Case Covid-19

Namun Tanto menegaskan bahwa pejabat setingkat Kepala Bidang dan Kepala Dinas, tetap harus menjalani kerja dari kantor. Walaupun menerapkan WFH, Wabup juga memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan normal.

“Pemkab memastikan hari pertama pelayanan amsyarakat berjalan normal, memastikan sampai ke tingkat desa sudah bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat. Absensi dan laporan kinerja berjalan seperti biasa,” tandasnya.

Baca juga: Jababeka Masih Pikir-pikir Kelola Kawasan Industri di Pandeglang

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Muhamad Amri membenarkan, WFH bagi ASN berlaku sejak Senin 9 Mei hingga 15 Mei 2022. WFH dipertegas melalui Surat Edaran Bupati Pandeglang nomor 800/838-BKPSDM/2022 tentang penyesuaian sistem kerja bagi ASN pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri tahun 2022.

“WFH sudah kami terapkan melalui surat edaran bupati. WFH ini sesuai dengan perintah dari Menpan RB," kata Amri.

Baca juga: Pandeglang Terancam Alami Krisis Air Bersih

Amri mengingatkan, seluruh ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor untuk mentaati ketentuan jam kerja, dan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

"Sementara untuk ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah agar tetap berada di rumah untuk melaksanakan tugas, karena semua ASN wajib mengisi kegiatan harian secara elektronik melalui sistem e-kinerja," pesannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar