FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Aktivitas Gempa di Banten dalam Dua Pekan Mencapai 94 Kejadian

Ilustrasi aktivitas gempa. (Pixabay)

KBRN, Tangerang: Dalam dua pekan terakhir, Banten sudah diguncang 94 kali gempa bumi. Guncangan paling banyak terjadi pada periode 14-20 Januari 2022, yang mencapai 70 kejadian gempa bumi. Termasuk gempa berkekuatan 6.6 magnitudo pada Jumat 14 Januari 2022 lalu yang merusak ribuan bangunan di Banten.

Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Suwardi menerangkan, pada periode 21-27 Januari 2022, gempa bumi tektonik hanya terjadi sebanyak 24 kejadian.

“Atau lebih rendah 66 persen frekuensi kejadiannya dibandingkan periode sebelumnya,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga: BMKG Prediksi Gempa Susulan Masih Terjadi Hingga Dua Pekan Kedepan

Suwardi menjelaskan, pada umumnya episenter gempa bumi berada di laut, yaitu pada zona pertemuan lempeng IndoAustiralia dan Eurasia di bagian barat Provinsi Lampung, Selat Sunda, hingga Jawa Barat.

“Pada periode 21-27 Januari, gempa bumi didominasi dengan kekuatan antara 3 sampai 5 magnitudo, yakni sebanyak 15 kejadian, lalu gempa di bawah 3 magnitudo, hanya 9 kejadian, dan tidak ada kejadian gempa di atas 5 magnitudo,” jelasnya.

Adapun berdasarkan kedalamannya, gempa bumi pada periode yang sama, sebagian besar merupakan gempa bumi dangkal yang terjadi kurang dari kedalaman 60 kilometer.

“Namun dari 24 aktivitas gempa bumi yang terjadi pada pekan keempat bulan Januari, tidak ada kejadian gempa bumi yang guncangannya dirasakan di wilayah Banten,” terang dia.

Baca juga: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 6.7, Sejumlah Rumah Rusak

Hanya BMKG tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan diingatkan untuk meningkatkan mitigasi bencana. Pasalnya Banten merupakan daerah yang dilalui patahan gempa, sehingga rawan diguncang gempa bumi.

“Memang di selatan Banten ini, produknya gempa ada di wilayah ini (Sumur), ada karena penggeraknya Indo-Australia yang sangat aktif, di sini selalu terjadi gempa,” tutup Suwardi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar