FOKUS: #VAKSIN COVID

Pasca Gempa, Ocupansi Hotel di Anyer Diklaim Normal

Dua orang anak saat asyik bermain di pantai Anyer. Foto Nasrudin

KBRN, Serang: Tingkat hunian hotel di Anyer Kabupaten Serang diklaim relatif normal, pasca gempa bumi yang terpusat di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang, Jumat (14/1/2022). Meski ada permintaan pembatalan dari tamu yang sudah reservasi, namun hal itu tertutup kembali dari kunjungan tamu baru. "Memang sempat ada pembatalan dari tamu, tapi akhirnya terisi kembali. Karena pembatalan ini juga ternyata diiringi dengan demand-nya yang masih tinggi. Dan kami juga koordinasi ke Hotel lain, dan informasinya hampir sama," ujar Ketua Harian PHRI Kabupaten Serang yang juga GM Hotel Aston Anyer, Dody Faturohman, Senin (17/1/2022).

Dody melanjutkan, sejak kejadian gempa pada hari Jumat sore banyak telpon masuk ke sejumlah hotel di kawasan Anyer. Masing-masing pengelola kemudian menjelaskan sesuai dengan kondisi yang ada. "Penurunan signifikan gak ada, cuma tamu ada yang kaget dan telpon-telpon aja. Meski ada yang cancel tapi penggantinya ada juga," jelasnya."Tamu sih masih dari sekitaran Tangerang dan Jakarta, seperti biasa yah," imbuh Dody.

Sementara itu pengelola Coconut Island Carita di Kabupaten Pandeglang, Roni Paslah mengakui gempa bumi di kecamatan Sumur berdampak signifikan terhadap kunjungan tamu. "Mereka yang cancel ada juga dari kementrian. Harusnya weekend ini penuh. Mereka yang cancel karena ketakutan," kata Roni.

Meksi begitu, pihaknya berusaha menjelaskan kepada para tamu bahwa gempa di Sumur tidak berdampak terhadap kerusakan bangunan maupun fasilitas di Coconut Island. "Tidak ada kerusakan apa-apa sih. Karena memang kan titik lokasi gempanya yang jauh. Tapi mungkin tamu kan taunya di Pandeglang. Jadi yah, kami sih ngerasa ada dampaknya," tegas Roni seraya berharap kepada pemerintah daerah agar terus meningkatkan promosi wisata Pandeglang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar