FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Rumah Rusak Akibat Gempa di Pandeglang Bertambah Jadi 1.904 Unit

Salah satu rumah warga yang rusak akibat guncangan gempa di SUmur, Jumat (14/1/2022). (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang memperbaharui data kerusakan rumah akibat gempa yang terjadi di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022).

Saat ini, jumlah kerusakan tercatat mencapai 1.904 unit rumah, yang tersebar di 138 desa di 29 kecamatan.

Baca juga: Dampak Gempa Meluas, 263 Rumah di Pandeglang Rusak

Plt Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Girgijantoro menuturkan, 1.904 rumah itu terdiri atas 1.144 unit rumah rusak ringan, 423 rusak sedang, dan 337 rusak berat.

“(Pendataan) Dilakukan oleh para camat yang dilaporkan ke kami. Nanti akan kami lakukan verifikasi dan validasi. Namun ini bisa saja bertambah, karena camat terus mendata,” kata dia, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Usai Diguncang Gempa, Warga Mulai Mengais Sisa Runtuhan

Selain rumah warga, penambahan kerusakan juga dialami oleh fasilitas umum seperti Puskesmas yang kini tercatat ada 14 titik yang rusak, 36 sekolah, 3 kantor desa, dan 10 sarana ibadah.

“Kalau soal sarana umum yang rusak, nanti akan ditangani oleh kementerian langsung,” sambungnya.

Baca juga: Gempa, Kegiatan Belajar Ribuan Siswa SD dan SMP di Cimanggu Terhambat

Girgi menambahkan, selain masih sedang fokus mendata kerusakan, pihaknya juga tengah memastikan kondisi masyarakat yang terdampak.

“Soal penetapan status, kami fokus menyelamatkan manusianya dulu. Setelah masuk pasca-rehab dan rekon, baru bangunannya. Yang penting manusianya diurus dulu,” tandasnya.

Baca juga: Dana Stimulus untuk Korban Gempa Banten

Adapun rumah-rumah yang rusak akibat gempa dipastikan akan mendapat bantuan dengan nominal yang bervariasi.

"Jadi bagi warga masyarakat yang rumahnya rusak berat Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, rusak ringan Rp10 juta. Artinnya dengan bantuan dari pemerintah sedikit menenangkan korban, ada juga dana tak terduga. Ini juga dapat membantu masyarakat," jelas Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat meninjau lokasi terdampak gempa di Puskesmas Sumur, Sabtu (15/1/2022).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar