FOKUS: #TANGGAP BENCANA

16 Kecamatan di Lebak Berisiko Tinggi Tanah Longsor

Pemerintah Lebak meminta masyarakat yang bermukim di kawasan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan bencana longsor. (Antara/ Muhammad Bagus Khoirunas

KBRN, Lebak: Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Lebak tercatat memiliki risiko tinggi tanah longsor. Keenambelas kecamatan itu diantaranya Kecamatan Sobang, Leuwidamar, Muncang, Cibeber, Cipanas, Lebakgedong, Gunung Kencana, Bojongmanik, dan Kecamatan Pangarangan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama menjelaskan, kecamatan yang terpetakan rawan longsor itu karena mempunyai topografi di wilayah perbukitan.

Baca juga: Waspada, 18 Kecamatan di Pandeglang Berpotensi Longsor

“Daerah lebak hasil assessment kami ada 16 kecamatan yang rawan longsor. Itu semua rata-rata didominasi dengan topografi sebagian besar di perbukitan. Kemudian banyak masyarakat yang bermukim di daerah lereng,” katanya kepada RRI, Senin (6/12/2021).

Pihaknya mengaku sudah meminta warga yang tinggal di daerah pegunungan dan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan bencana longsor. Hal ini menyusul curah hujan yang tinggi yang akan terus terjadi dalam beberapa pekan kedepan. “Kami lebih kepada antisipasi berupa edukasi tentang bahaya longsor,” imbuhnya.

Baca juga: Akibat Longsor, Rumah Warga di Lebak Terdampak

BPBD kata Febby, sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Selain memberi imbauan, pihaknya juga terus meningkatkan sinergitas dengan kecamatan dan desa yang berada di lokasi rawan longsor. Sebagai daerah yang pertama akan mengalami bencana, aparatur desa diminta responsif dalam menyampaikan potensi atau peristiwa bencana agar bisa segera ditangani BPBD maupun relawan.

“Kami juga memperkuat sinergi dengan desa dan kecamatan. Karena desa itu yang pertama turun ketika kejadian. Karena kejadian longsor ini kita tidak tahu titiknya dimana. Kami hanya bisa memetakan wilayahnya saja. Kami sudah siaga baik personel dan peralatan,” jelas Febby.

Baca juga: Pemprov Banten Siagakan Alat Berat di Lokasi Rawan Longsor

Selama ini, wilayah Kabupaten Lebak menjadi langganan bencana alam jika memasuki cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Dengan pemetaan itu, BPBD Lebak bisa melakukan upaya penyelamatan dengan mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan menyebar petugas kebencanaan dan relawan serta penyampaian peringatan dini.

Sekadar mengingatkan, awal tahun 2020 lalu, tanah longsor pernah melanda enam kecamatan di Lebak dengan merenggut sembilan korban jiwa. Daerah paling parah dialami Kecamatan Lebakgedong yang  sebagian wilayahnya masuk kawasan kaki gunung Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar