Ditemukan 47 Kasus Baru, Penderita HIV AIDS di Pandeglang Bertambah

Ilustrasi penderita HIV AIDS. (Pexels)

KBRN, Pandeglang: Penderita HIV AIDS di Kabupaten Pandeglang bertambah. Pasalnya sepanjang tahun 2021, ditemukan sebanyak 47 kasus baru. Jika ditotal, saat ini jumlah penderita penyakit menular ini sudah mencapai 297 kasus.

Namun begitu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Pandeglang, Kartirini menjelaskan, jumlah penderita HIV AIDS pada tahun ini menurun dibanding tahun lalu, yang ditemukan sebanyak 62 kasus. Sementara tahun 2019, hanya ada 29 jiwa yang terdeteksi.

Baca juga: Hari HIV/AIDS Sedunia, Begini Cegah Penularannya

"Tahun ini 2021 ada 47 penderita positif HIV. Tahun 2020 ada 62 dan tahun kemarinnya lagi (2019) sekitar 29. (tahun) 2020 sempat ada kenaikan, dan tahun sekarang 47, berarti ada penurunan," ucapnya, Kamis (2/12/2021).

Kartirini menyebut, ada delapan kategori yang menjadi sasaran pemantauan penderita HIV AIDS di Pandeglang. Namun kelompok yang memiliki infkesi penyakit seks menular, transgender, wanita pekerja seks, penyuka sesama lelaki, dan penasun menjadi kelompok yang rentan terjangkit HIV AIDS.

"Kami skrining ibu hamil hasilnya negatif, penderita TBC juga sedikit. Tapi kelompok infkesi penyakit seks menular, transgender, wanita pekerja seks, penyuka sesama lelaki, dan penasun memang memiliki risiko penularan paling tinggi," jelasnya.

Baca juga: Tiap 2 Menit, 1 Anak Terinfeksi HIV

Untuk menekan penyebaran HIV AIDS, kini seluruh fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang sudah dilengkapi alat skrining atau pendeteksi dini. 

"Tetapi hanya tiga tempat yang bisa menangani pengobatan HIV AIDS, yakni RSUD Berkah, Puskesmas Panimbang, dan Puskesmas Labuan," sebutnya seraya menyebutkan sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar