70 Kilometer Jalan Rusak di Pandeglang Akan Ditingkatkan Tahun Depan

Ilustrasi jalan rusak di Pandeglang. (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pandeglang akan mulai serius diperbaiki pada tahun depan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bahkan sudah menetapkan panjang jalan yang akan dibangun tahun depan sepanjang 70 kilometer.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita menuturkan, pembangunan jalan tahun 2022 menjadi prioritas utamanya untuk merealisasikan program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jaka Mantul).

“Visi misi Irna Tanto yang pertama tahun depan adalah Jaka Mantul, Jalan Kabupaten Mantap Betul. 70 km tahun depan akan kami bangun,” ujarnya, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Di-PHP-in Soal Pembangunan Jalan, Warga Pagelaran Tagih Janji Kampanye

Irna meyakini, dengan kualitas jalan yang baik, akan membuka keran investasi yang lebih besar. Pada akhirnya, hal itu akan membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan kualitas infrastruktur yang baik, swasta akan masuk, investasi berkembang, karena semua masyarakat minta jalan sehingga harus kami realisasikan. Bila jalan sudah kami perbaiki, Multi player effect-nya akan kemana mana,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Asep Rahmat menyebut, 70 kilometer jalan yang akan dibangun tahun depan, merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca juga: 96 Persen Bankeu Pandeglang 2021 Untuk Bangun Jalan dan Jembatan

“.Jaka mantul itu sesuai dengan yang ada di RPJMD. Jadi yang kami tangani ada sekitar 200 km jalan rusak. Sehingga kami bagi 3 tahun. Tahun depan dan 2023 70 kilometer, sisanya 60 kilometer akan kami selesaikan ditahun 2024,” katanya.

Asep menyebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp254 miliar untuk meningkatkan kualitas 70 kilometer jalan pada tahun depan. Namun sejauh ini pihaknya belum menentukan ruas mana saja yang akan dibangun.

“Anggaran untuk meningkatkan jalan kami estimasikan sekitar Rp254 miliar. Keinginan kami betonisasi, tapi nanti bagaimana kondisinya nanti. Cuma kami belum menentukan berapa ruas jalan yang akan dibangun, kami baru menetapkan panjangnya,” bebernya.

Baca juga: Masyarakat Harap Sabar! Ini Waktu Bisa Rasakan Jalan Mulus di Pandeglang

Adapun tahun ini, pemerintah hanya sanggup membangun sekitar 26 kilometer jalan kabupaten yang rusak, yang pendanaannya berasal dari APBD tahun 2021, DAK, dan Bantuan Keuangan Pemprov Banten. Namun diluar itu Asep menyebut, 42 kilometer jalan lingkungan dan poros desa juga dibangun selama tahun 2021.

“Jadi kalau ditotal panjang jalan yang dibangun tahun ini mencapai 68 kilometer,” tandas Asep.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar