Kemendagri Pemantau Penerapan Prokes Pilkades di Pandeglang

KBRN, Pandeglang: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerjunkan tim pemantau yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo untuk memastikan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pandeglang berjalan lancar.

Selain itu, tim ini juga bertugas untuk memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di TPS benar-benar dipatuhi demi menekan penyebaran Covid-19.

"Penerapan protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik dibuktikan dengan penyemprotan disinfektan secara berkala, pembagian jam kedatangan bagi pemilih, penyediaan bilik khusus bagi pemilih dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius, pengaturan jarak kursi tunggu, pemberian sarung tangan sekali pakai kepada pemilih, hingga penjemputan suara bagi pemilih lansia dan pemilih yang sakit," ujar Yusharto Huntoyungo, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: 26 Desa Rawan, 4.189 Personel Diterjunkan Amankan Pilkades Pandeglang

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pandeglang sudah menyesuaikan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa di masa Pandemi Covid-19 yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS.

"Selain itu, keadaan yang terkendali dalam penanganan Covid-19 telah dinyatakan oleh Surat Bupati Pandeglang Nomor 141/2135-DPMPD/2021 tanggal 13 Oktober 2021 hal kesiapan penanganan Covid-19 di desa lokasi Pilkades Serentak tahun 2021 di Kabupaten Pandeglang terkendali," sebutnya.

Baca juga: Kemendagri Beri Lampu Hijau, Pilkades Pandeglang Siap Digelar Pekan Depan

Yusharto Huntoyungo mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap pandemi Covid-19 dan mendorong seluruh pemerintah desa di wilayahnya agar terus memperkuat PPKM mikro melalui pengoptimalan peran posko desa, mendorong penerapan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan, serta mendorong percepatan vaksinasi Covid-19.

"Saya mengapresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang sudah bekerja dengan baik sehingga gelaran Pilkades di tengah pandemi ini dapat berlangsung dengan baik, tertib dan aman dengan menerapkan protokol kesehatan. Saya berharap hal ini akan berimplikasi positif dengan tidak menciptakan klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pandeglang.," pujinya.

Baca juga: Satu Desa di Pandeglang Batal Selenggarakan Pilkades 2021. Ini Alasannya

Hari ini 206 desa di Kabupaten Pandeglang melaksanakan pemungutan suara Pilkades serentak. Ada 709 calon kepala desa yang terdiri atas 674 calon kades laki-laki, 35 calon kades perempuan yang mengikuti kontestasi ini.

Terkait jumlah TPS sebanyak 1.263 TPS dengan total pemilih sebanyak 563.927 orang yang telah sesuai dengan aturan pembatasan jumlah pemilih dalam satu TPS (500 orang) dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Era Pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00