Keterbatasan Anggaran, Alasan Gubernur WH Potong Bankeu Pandeglang

Gubernur Banten, Wahidin Halim (Istimewa)

KBRN, Pandeglang: Alokasi Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk Kabupaten Pandeglang tahun 2021 dipotong sebesar Rp15 miliar menjadi Rp30 miliar.

Pemangkasan itu dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan alasan menipisnya anggaran Pemprov Banten karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Semula, Pemprov sudah menganggarkan Bankeu untuk Pandeglang tahun ini sebesar Rp45 miliar.

Baca juga: Pemprov Banten Kesulitan Anggaran, Alokasi Bankeu Pandeglang Terancam Dirasionalisasi

“Semua memang dari pusat juga terbatas, alasannya cuma satu. Dana kita terbatas, karena Covid-19,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Gedung Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, pemotongan Bankeu yang saat ini terjadi di Kabupaten Pandeglang merupakan hal yang wajar.

“Karena semua diarahkan refocusing untuk Covid-19. Wajar tidak ada masalah. Jangan di adu-aduin aja gubernur sama bupati,” katanya.

Baca juga: 96 Persen Bankeu Pandeglang 2021 Untuk Bangun Jalan dan Jembatan

Disebutkannya, seluruh kabupaten atau kota di Provinsi Banten memiliki skala prioritas yang sama untuk mendapatkan Bankeu. Hanya saja, pengalokasian anggaran disesuaikan dengan porsi yang dibutuhkan.

“Semua ada prioritas sesuai dengan penyusunan anggaran kan ada sinkronisasi. Apa yang menjadi kebutuhan awal Pandeglang, apa yang menjadi prioritas kami (Pemprov-red) ada berapa dana yang dibutuhkan,” dalihnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00