Stok Logistik untuk Bencana Alam di Pandeglang Menipis

Ilustrasi stok logistik bencana. (Antara/Arif Firmansyah)

KBRN, Pandeglang: Stok logistik untuk korban bencana alam di Kabupaten Pandeglang menipis. Ketersediaan yang ada diperkirakan tidak akan cukup sampai akhir tahun.

Menipisnya stok logistik ini karena pemerintah masih fokus menangani bencana non alam yakni pandemi Covid-19. Padahal sebagai daerah rawan bencana, Pandeglang bisa saja diterpa bencana kapan saja.

Baca juga: DMC DD Kenalkan Alat Simulasi Bencana, Disaster Virtual Reality Simulation

"Logistik yang diberikan oleh pusat itu memang tidak banyak," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika, Jumat (30/7/2021).

Meski masih menyimpan sejumlah logistik, namun dia tak yakin pasokan itu akan mencukupi sampai akhir tahun. Sebab tidak ada yang bisa memprediksi kapan bencana akan terjadi.

"Kalau yang ada kami berikan, makanan yang mudah dimakan seperti mi instan, minyak, kecap, dan beras seperti itu," sebutnya.

Baca juga: Berusia 17 Tahun, Peran Tagana Makin Penting dalam Mitigasi Bencana

Dia menuturkan, terbatasnya stok logistik karena suplai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berbeda. Saat ini, BNPB lebih banyak mengirimkan bantuan berupa perlengkapan untuk penanggulangan Covid-19 seperti masker dan penyanitasi tangan atau hand sanitizer.

"Jadi karena sekarang lagi musim pandemi jadi BNPB mintanya ajuan masker dan hand sanitizer kemarin kita sudah layangkan itu ajuannya kita minta 2.000 masker dan 2.000 buah hand sanitizer botolan untuk per kecamatan," bebernya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00