FOKUS: #PPKM MIKRO

Selama PPKM Darurat di Kota Tangerang, 14 Tempat Usaha Disegel

Petugas Satpol PP Kota Tangerang memberi imbauan kepada warga saat penerapan PPKM Darurat. (Istimewa)

KBRN, Tangerang: Sepanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Tangerang, mencatat 1.722 pelanggar. Mereka dinilai melanggar karena tidak memakai masker saat keluar rumah, restoran atau rumah makan yang melewati batas jam operasional, hingga masih menyediakan makan di tempat.

“Sesuai aturan PPKM Jawa dan Bali, rumah makan hanya boleh menerima pesanan online, pesan antar dan dibawa pulang. Sementara tidak boleh ada makan di tempat guna meminimalisir penyebaran Covid-19, namun masih didapati rumah makan yang menyediakan makan di tempat sehingga perlu ada penegakan aturan,” ujar Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Agus Prasetya, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: 7 Ribuan Kendaraan Diputarbalikkan Selama PPKM Darurat di Kota Tangerang

Dia menerangkan, sanksi pelanggaran pun ditetapkan dan disesuaikan dengan jenis pelanggaran bagi perorangan maupun pelaku usaha. Berdasarkan pendataan, ada 14 pelaku usaha yang mendapatkan penyegelan, 27 pelaku usaha yang terkena penyitaan barang, serta 98 pelaku usaha yang terkena denda administratif karena tidak mematuhi jam operasional dan masih menyediakan makan di tempat.

Sedangkan untuk sanksi perorangan, telah ditetapkan 63 pelanggar yang menerima sanksi kerja sosial dan 35 pelanggar yang terkena denda administratif akibat tidak memakai masker selama di luar rumah.

“Sanksi yang diberikan dibagi menjadi sanksi peroranga dan juga sanksi pelaku usaha. Sanksi diberikan secara bertahap yang dimulai dari teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif dan penyitaan barang untuk sanksi perorangan dan tambahan penyegelan untuk sanksi pelaku usaha,” imbuhnya.

Baca juga: Wabup Lebak Ingatkan Jangan Main-main Tangani PPKM Darurat

Namun begitu, Agus menilai masyarakat cukup kooperatif terhadap upaya pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali. Dukungan masyarakat pun semakin terlihat dari meningkatnya kepatuhan terhadap aturan dari hari ke hari.

“Ke depannya, diharapkan masyarakat dapat saling bahu-membahu, mengambil peran sebagai garda terdepan dalam menekan jumlah penyebaran penularan Covid-19 di Kota Tangerang,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00