Mulai Hari ini Pengelolaan LPS di Pelabuhan Merak Diambil Alih Oleh Kemenhub

KBRN, Cilegon : Mulai hari ini Selasa, 8 Juni 2021 pengelolaan Ship Traffic Control (STC) yang saat ini sudah berganti nama menjadi Lokal Port Service (LPS) yang ada di Pelabuhan Merak Banten, diambil alih oleh Kementerian Perhubungan Darat Republik Indonesia (Kemenhub RI). Pengambil alihan itu dilakukan, guna memberikan pelayanan yang profesional kepada operator Kapal yang ada di Pelabuhan Merak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RRI,  LPS yang ada di Pelabuhan Merak Banten dulu dikelola oleh pihak swasta. Namun, setelah diambil alih oleh Kemenhub melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat). Maka, LPS itu saat ini dikelola oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah VIII Provinsi Banten.

"Pengelolaan STC yang saat ini sudah berganti nama LPS, pengelolaanya sudah diambil alih oleh Kemenhub melalaui Dirjen Hubdat," kata Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Merak, Selasa (8/6/2021).

Dengan begitu, lanjut Budi, maka pengelolaan LPS di Pelabuhan Merak dapat dilakukan dengan Profesional. Sehingga, pelayanan terhadap opertor kapal di Pelabuhan Merak dapat dilakukan dengan maksimal.

"Dengan penyerahan ini, Pemerintah sebagai regulator akan memberikan pelayanan yang sesuai dan Profesional kepada semua operator kapal yang ada disini (Pelabuhan Merak-Red)," imbuhnya.

Terkait pengambil alihan pengelolaan LPS itu, Budi mengaku dirinya telah menanyakan secara langsung kepada petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah VIII Provinsi Banten sebagai pihak yang dipercaya untuk mengelola LPS tersebut. 

"Tadi sudah saya tanya kepada pelaksananya, ternyata kita (Kemenhub) mengutamakan aspek keselamatan. Sehingga, kalau ada kapal yang harus berangkat yah berangkat dan ada kapal yang harus lewat yah lewat," ucap Budi.

Dikatakan Budi, agar pengelolaan LPS itu dapat berjalan dengan baik. Pihaknya telah meminta pendampingan kepada Direktorat Jendral Perhubungan Laut (Dirjen Hubla).

"Setelah penyerahan beberapa tugas dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak, atau masih dalam masa transisi. Saya juga sudah minta kepada Dirjen Hubla agar melakukan pendampingan sampai dengan Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenhub baik secara kualitas maupun kuantitas dapat mumpuni," ungkap Budi.

Maka dari itu, Budi meminta kepada jajaranya agar dapat segera memperbaiki cara kerja dan Syistem yang ada dalam LPS tersebut. 

"Saya tadi sudah berpesan kepada para pelaksananya agar menjalankan tugas ini penuh dengan tanggung jawab untuk keselamatan, sehingga tidak ada kesan bahwa LPS ini bekerja untuk kepentingan tertentu saja," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00