Warga Dekat Eks Galian C di Kali Timbang Cilegon Alami Mual dan Muntah-Muntah

KBRN, Serang : Eks galian C yang berlokasi di Lingkungan Kali Timbang, Kelurahan Kali Timbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon dipenuhi sampah plastik. Akibatnya, aroma udara disekitar eks galian C itu berbau tidak sedap dan mengakibatkan warga sekitar mengalami mual hingga muntah-muntah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,warga yang mengalami mual dan muntah-muntah warga yang tinggal di Kampung Buah Jangkung, Desa Waringin Kurung Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

"Sudah empat hari bau menyengat. Kalau hari pertama dan kedua saat pertama buang sampah itu belum terasa baunya," ucap salah seorang warga sekitar galian C Dewi, Selasa (8/6/2021).

Dewi menyampaikan, aktivitas pembuangan sampah di lokasi galian C itu terjadi sejak satu Minggu terakhir. Dimana, dalam sehari bisa mencapai 5 sampai 10 mobil pikap.

"Baru Minggu kemarin, ke sini baru sekitar 7 sampai 8 hari, biasanya lokasi itu dijadikan tempat mancing sih," ujarnya.

Dikatakan Dewi, selain mengakibatkan aroma yang tak sedap, tumpukan sampah yang berada di eks galian C itu menyebabkan hewan lalat dan nyamuk masuk ke dalam rumah.

"Sampe muntah-muntah kami mencium aroma baunya. Dan sampe kami membakar sesuatu di dalam rumah untuk mendapatkan asap mengurangi bau," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Lurah Kali Timbang Bahroni mengaku tidak mengetahui dan baru menerima laporan dari warga melalui pesan singkat WhatsApp.

"Saya tidak tahu, dan tidak ada laporan juga dari warga. Ini saya baru dapet ada yang kirim ke WhatsApp saya," dalih Bahroni saat dikonfirmasi, Selasa (8/6/2021).

Dikatakan Bahroni, berdasarkan informasi yang diterima, kendaraan pikap yang membuang sampah di eks galian C itu berasal dari salah satu perumahan yang ada di Kota Cilegon.

"Menurut info dari warga sih katanya dari PCI dan Perumnas sampah itu," ujar Bahroni.

Lantaran tidak memiliki izin, Bahroni mengaku pihaknya akan melakukan investigasi untuk mencari tahu siapa pelaku pembuang sampah di galian C tersebut.  

"Kami akan tutup dulu, setelah itu kami akan lakukan penyelidikan untuk memastikan siapa yang membuang sampah di lokasi tersebut," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00