Puluhan Disabilitas di Cilegon, Mendapatkan Alat Bantu dari PT. KTI

KBRN, Cilegon : PT. Krakatau Tirta Industri (PT. KTI) Kota Cilegon, memberikan sebanyak 30 kursi roda untuk penyandang Disabilitas yang ada di Cilegon. Selain kursi roda, PT. KTI juga memberikan puluhan kacamata, tongkat dan alat pendengar.

"Bantuan yang diberikan, sebanyak 30 kursi roda, 5 alat pendengar, 30 kacamata dan 30 tongkat untuk Tunanetra," ujar Direktur Utama (Dirut) PT. KTI Alugoro usai memberikan secara simbolis alat bantu kepada puluhan Disabilitas yang ada di Cilegon, Jum'at (7/5/2021).

Menurutnya, bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian PT. KTI terhadap masyarakat Cilegon. Terutama, kepada masyarakat penyandang Disabilitas yang ada di Cilegon.

"Ini bentuk kepedulian PT. KTI di bulan suci Ramadhan, semoga kita bisa memberikan lebih banyak manfaat lagi untuk masyarakat Cilegon," ucap Alugoro. 

Alugoro menyampaikan, PT. KTI sebelumnya telah memberikan bantuan berupa bingkisan senilai kepada masyarakat Cilegon yang tinggal disekitar PT. KTI.

"Sebelumnya kan memberikan bingkisan Lebaran sebanyak 1.350 paket, yang senilai hampir Rp.100 Juta kepada masyarakat yang ada di sekitar PT. KTI," ungkapnya. 

Ditempat yang sama, Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi kepada PT. KTI yang telah peduli terhadap masyarakat Cilegon yang menyandang Disabilitas. 

"Kita (Pemkot Cilegon) mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT. KTI yang sudah menyumbang kursi roda dan alat pendengar untuk penyandang Disabilitas yang ada di Cilegon," ucap Helldy kepada awak Media. 

Heldy menyampaikan, saat ini di Cilegon penyandang Disabilitas terdapat sebanyak 1.486 orang. Dimana, mereka semua sampai saat ini rata-rata tidak bisa keluar karena keterbatasan alat. Seperti kursi roda, alat pendengar dan kacamata.

"Totalnya ada sebanyak 1.486 Disabilitas yang diluar daripada tuna rungu dan lainya sekitar 400 lebih yang ada di Cilegon," ujar Helldy.

Dikatakan Helldy, yang memberikan bantuan alat bantu kepada penyandang Disabilitas. Bukan hanya  PT. KTI saja, namun ada juga PT. Krakatau Daya Listrik (PT. KDL) dan ada beberapa perusahaan yang lainya yang ada di Cilegon. 

"Totalnya ada stok sekitar 100 kursi roda, yang sudah diserahkan saat ini sebanyak 96 kursi roda. Itu dari bukan dari PT. KTI saja ada juga yang dari PT. KDL dan lainnya," ungkap Helldy.

Meski begitu,  lanjut Helldy, yang terpenting saat ini bukan soal Disabilitas itu dapat produktif atau tidak. Namun, kata Helldy bagaimana caranya para penyandang Disabilitas II tu bisa keluar rumah dan melakukan aktifitas seperti orang normal pada umumnya. 

"Yang terpenting sekarang ini adalah bagaimana caranya mereka (Divabel) ini dapat keluar rumah, karena saat ini masih banyak Divabel yang belum bisa keluar rumah," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00