FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Dinkes Kota Serang Genjot Capaian Sasaran Vaksin Lansia 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Muhammad Ikbal dan Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajudin, disela Dialog luar studio kentongan RRI Banten, di aula Dinkes, Selasa (20/4/2021). 

KBRN, Serang: Dinas Kesehatan Kota Serang terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi terhadap pelayanan publik dan lansia di Kota Serang. Apalagi untuk dua sasaran vaksin tersebut, untuk lansia jumlah sasarannya perlu terus ditingkatkan. "Vaksin saat ini tengah berjalan untuk lansia dan pelayanan publik. Lansia itu tergetnya 24 ribu sekian. Dari jumlah itu yang datang mencapai 98 persen, tapi sasarannya masih kecil yakni 11.8 persen. Untuk pelayanan publik target sasaran 95 persen. Tapi capaian sasaran baru sekitar 70-80 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Muhmad Ikbal, disela Dialog luar studio kentongan RRI Banten, di aula Dinkes, Selasa (20/4/2021). 

Pemberian vaksin ini bertujuan mengurangi resiko pesakitan dan kematian dari warga di Kota Serang. Pemberian vaksin juga bagaimana membuat kekebalan imun tubuh.  "Kalau masyarakat dari total penduduk yang divaksin sudah 70-80 persen, maka warga yang lain tertolong. Tujuan kedua salah pemulihan ekonomi. Pemerintah berupaya dan bergulirkan vaksinasi ke semua lapisan masyarakat,. Makanya program ini kita genjot. Bahkan bisa juga melayani di pemukiman  masyarakat bagi lansia apabila memang jumlahnya banyak," terang Ikbal. 

Meski diakui Ikbal, pemberian vaksin tidak menjadi otomatis penerima menjadi tahan terhadap Covid -19. Karena BPOM sendiri telah melansir bahwa efektivitas dari vaksin inj hanya 60 persen. Dengan kata lain masih ada potensi penularan virus sekitar sekian persen terhadap tubuh penerima vaksin. 

"Sehingga masyarakat harus tetap menjalankan Prokes yang ketat, Karena masih ada laporan warga yang positif meski sudah divaksin," tegas Ikbal. Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kota Serang, Amas Tajudin mengakui pihaknya telah melakukan berbagai cara agar warga tidak takut untuk diberikan vaksin. "MUI pusat dan provinsi serta kab dan kota,  Khususnya di Kota Serang sudah melakukan upaya persuasif, meski waktu itu belum difatwakan kehalalan vaksin. Saya kira sebelum dikeluarkan oleh pusat, MUI Kota Serang sudah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat," ujar Amas. 

MUI, kata Amas merupakan garda terdepan dalam mensosialisasikan itu. Melalui upaya itu diharapkan warga tak takut terkait pemberian vaksin oleh pemerintah. "MUI dan Dinkes sudah melakukan vaksin pengurus MUI sebagai pelayanan publik karena pengurus MUI bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sangat lengket hubungan dengan masyarakat, kalau boleh dibilang," tukas Amas. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00