Pemkab Serang Usulkan Revisi Ingub Penutupan Lokasi Wisata

img_20210518_wa0058.jpg

Deskripsi Gallery

KBRN, Serang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berupaya memfasilitasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang dan pengelola pantai di kawasan wisata Pantai Anyar dan Cinangka, dengan menyampaikan surat permohonan revisi surat tentang penutupan sementara tempat wisata. Upaya dilakukan, agar tidak ada pihak yang dirugikan namun tetap mementingkan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

“Undangan ini di inisiasi Ibu Bupati Serang menginstruksikan pada saya untuk bisa mengundang dan bertemu dengan PHRI dan pengelola pantai dan Satgas Covid-19,” ujar Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna pada Sosialisasi Surat Surat Instruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021, yang telah dikeluarkannya sejak 15 Mei hingga 30 Mei 2021, di areal Hotel Nuansa Bali Kecamatan Anyar pada Selasa, (18/5/2021).

“Kami sudah siapkan draft usulan bupati ke gubernur agar penutupan tidak sampai 30 Mei karena kelamaan, sedangkan Jakarta sampai 18 Mei. Sehingga draft sudah ditandatangani bupati tinggal disampaikan ke gubernur, mudah-mudahan bisa direspon baik gubenur, dan aspriasi hari ini akan menguatkan kembali dari PHRI dan pengelola pantai," ungkap Nanang. 

Didasari kejadian kemarin, kata Nanang bahwa dengan dampak yang ditutup kondisi jalanan itu luar biasa sangat macet membludak disini semua tamu dari Kabupaten Serang bahkan dari luar. 

“Saya kebetulan memantau di Karang Bolong, Pesona Krakatau, jalur Pabuaran sampai karang bolong 6 jam macet 17 kilometer, Cilegon Anyer 7 jam,” katanya.

Dari kemacetan ini ada dua sisi, pertama antusias masyarakat bahwa geliat ekonomi sudah mulai tapi dikhawatirkan pimpinan ada klaster baru sehingga Gubernur Banten malam Minggu pukul 21.00 WIB mengeluarkan instruksi agar ditutup seluruh objek wisata. Sehingga diikuti bupati surat edaran bersama dilakukan penutupan.

"Sehingga pada Minggu bergerak tim Satgas Covid untuk menutup tempat wisata,” ujarnya.

Pada dasarnya, sebut Nanang, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memantau sebagai bentuk perhatian pada hal ini supaya keseimbangan disatu pihak ekonomi tetap geliat tapi kesehatan dijaga.

“Sehingga dinamisasi dimasyarakat bergerak dan beragam ada pro kontra sehingga beliau instruksi ke kami untuk bertemu dengan stakeholder pariwisata agar ada titik temu,” ungkapnya. 

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Nasrudin Jahari
  •   Tanggal : 18 Mei 2021

Share this

FOTO LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00