FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Banten Alokasikan 56 M dari APBD untuk Bansos

Gubernur Banten Wahidin Halim disela penyaluran Bansos, Senin (4/1/2021).

KBRN, Serang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan dana sebesar Rp56.460 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 untuk bantuan sosial (bansos) diantaranya dalam upaya memepercepat mengatasi dampak pandemi COVID-19. 

Gubernur Banten, Wahidin Halim di Serang, Senin mengatakan dana Rp56.460 dari APBD tersebut akan dimanfaatkan untuk jaring pengamanan sosial, pengamanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang terdampak COVID-19 di wilayahnya itu. 

"Untuk tahun 2021, Pemprov banten mengalokasikan anggaran bantuan sosial melalui Dinsos sebesar Rp56.460 miliar. Bagi KPM jaminan sosial keluarga, UEP dan bansos bagi LKKS," kata Wahidin usia secara penyerahan bantuan sosial tunai kepada 24 penerima manfaat (KPM) di pendopo lama Gubernur Banten di Serang.

Ia menuturkan, pengalokasian dana APBD tersebut sebagai upaya bentuk keseriusan pemerintah dalam mengatasi percepatan penanggulangan kemiskinan dimasa pandemi COVID-19. 

"Sesuai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2015 Jo, Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan," katanya. 

Ia mengungkapkan, bagi masyarakat yang sudah terdaftar dan belum menerimanya bisa mendatangi ke bank milik negara diantaranya bank Mandiri, Bank BRI,  BNI, BTN dan juga PT Pos Indonesia.

"Ada beberapa bansos yang bersumber dari APBD diantaranya jaminan soaial keluarga, anak, lansia dan yang lainya. Dan ini sasaranya tidak boleh yang sama dengan dari APBN," kata dia.

Sementara itu Plt Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Budi Darma mengatakan, adapun bantuan Sosial yang bersumber dari APBN di Provinsi Banten Tahun 2020 diantaranya Bantuan Sosial Tunai uang (BST) di Kabupate. Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang dan Kota Serang sebanyak  598,961 KPM dengan jumlah total Rp2.156.259.600.000.

Kemudian BST Sembako di Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang sebanyak 174.175 KPM senilai Rp627.030.000.000.

Bantuan sosoal Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 333.933 KPM senikai Rp1.114.607.167.000. Selanjutnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako bagi 585.587 KPM, senilai Rp.1.346.850.100.000.

"Adapun Bantuan Sosial yang bersumber dari APBN di Provinsi Banten untuk Tahun2021 mengacu pada hasil penyaluran bantuan pada tahun 2020. Secara simbolis bantuan tersebut tadi diserahkan oleh pak gubernur," kata Budi.

"Untuk tahun 2021 Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran bantuan sosial pada Dinas Sosial Provinsi Banten sebesar Rp. 56.460.501.000 yakni Bansos Bagi KPM Jaminan Sosial Kelurga, UEP dan Bansos bagi LKKS," kata Budi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00