FOKUS: #PPKM

YKKBB Bantu Baksos Bibir Sumbing dan Lelangit di Sari Asih

KBRN, Serang: Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) melalui Unit Lengumpul Zakat Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Banten (YKKBB) ikut meringankan beban keluarga pasien yang menjalani operasi Bibir Sumbing dan Lelangit di Rumah Sakit Sari Asih Serang. Kegiatan ini bentuk kepedulian Bank Banten terhadap sesama masyarakat di provinsi Banten. "Kali ini Bank Banten bersama Rumah Sakit Sari Asih dan yayasan Amal Maksilofasial dan Baznas Banten ingin membantu generasi penerus Banten agar lebih sehat lagi diantaranya melalui operasi Bibir Sumbing dan Lelangit hari ini," ucap Dirut  Bank Banten, Kamis (18/8/2022). 

Kegiatan ini, kata Agus dalam rangka peringatan HUT RI ke 77 pada tahun ini. "Dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. Ini juga merupakan bentuk kepedulian bersama dengan stakeholder terkait," katanya. "Intinya Bank Banten ingin berperan besar kepada Pemda dan stakeholder di Banten. Kami bercita-cita menciptakan ekosistem ekonomi di Banten dapat  terlaksana dan bank Banten menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," ujarnya. 

Direktur Rumah Sakit Sari Asih Yahmin Styawan mengatakan kegiatan bakti sosial operasi Bibir Sumbing dan Lelangit ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Mengingat antusias warga Banten untuk mengikuti operasi cukup tinggi. "Dari awal yang mendaftar 20 orang dan 14 terjadwal. Dari jumlah itu sudah 12 pasien yang dioperasi dan sisanya tinggal 1-2 pasien lagi menyusul," ucapnya. 

"Bibir sumbing ini kan menimbulkan tidak hanya fisik jasmani saja, tapi juga psikis. Maka dengan dilakukan operasi, mereka fisiknya oke dan psikis juga tidak menjadi masalah di kemudian hari," jelasnya. 

Wakil Ketua Baznas Banten Abidin Sujai mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan bakti sosial Bibir Sumbing dan Lelangit di Sari Asih. Meski diakui peran yang dilakukan Baznas Banten dalam kegiatan seperti ini masih minim. "Ini diakui masih minimal dari jumlah warga di provinsi Banten. Tapi tidak menutup kemungkinan kedepan kolaborasi atau keroyokan bersama ini akan digencarkan," kata Zainal.

"Misalnya Baznas Banten juga bekerjasama dengan RS Mata Ahmad Wardi dalam mengggelar baksos operasi katarak. Baznas mencoba dalam satu tahun untuk menganggarkan guna membantu di bidang kesehatan. Kedepan terus ditingkatkan karena persoalan masyarakat tak bisa ditangani satu lembaga. Ini soal kemanusiaan dan harus menjadi perhatian bersama," ucapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar