Ratusan Puskesmas dan Klinik di Banten Dapat Wakaf Alat Kesehatan Trial Lens

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramuji Hastuti menerima wakaf alat kesehatan untuk ratusan Puskesmas secara simbolis. (RRI/Dendy)

KBRN, Serang: Rumah Sakit Mata Achmad Wardi (RSAW) berkolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan BPJS Kesehatan Cabang Serang, mewakafkan ratusan alat kesehatan Trial Lens ke ratusan Puskesmas dan klinik yang ada di Provinsi Banten.

Wakaf alat kesehatan itu merupakan upaya ketiga lembaga dalam memudahkan masyarakat mendeteksi gejala penyakit mata di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi, Moh. Badrus Sholeh menyebutkan, sebanyak 333 set Trial Lens diwakafkan untuk Puskesmas dan klinik dilima kabupaten kota di Banten, meliputi Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang.

Baca juga: Kesehatan Mata Terganggu Selama Pandemi, RS Mata Achmad Wardi Buka Layanan Myopia Screening Center

“Dalam hasil usaha hasil tahun kemarin, ada sisa hasil usaha. Sebagaimana amanah yang diberikan BWI, untuk dikembalikan lagi kepada masyarakat. Maka kami menemukan ada kebutuhan di Faskes pertama di lima kabupaten kota, yaitu penyediaan alat kesehatan bernama Trial Lens. Maka dari BWI mengamanatkan hal itu untuk disalurkan,” ujarnya usai pembukaan Seminar dan Workshop Myopia Screening Center disalah satu hotel di Kota Serang, Rabu (24/11/2021).

Dia menjelaskan, pemberian alat itu juga seiring dengan meningkatnya penderita miopia di Indonesia, terutama sejak pandemi Covid-19. Yang mana kini miopia menjadi penyakit mata tertinggi kedua setelah katarak.

“Harapan kami, dengan ini nanti pemeriksaan dasar mata bisa diselesaikan di FKPT. Sehingga masyarakat yang datang ke RSAW merupakan masyarakat yang butuh layanan tingkat lanjutan,” terangnya.

Baca juga: Gelorakan Wake Up Wakaf, Jurnalis Diajak Lihat Lebih Dekat Aset Wakaf

Anggota Pemberdayaan Nazhir dan Pengelolaan pada Badan Wakaf Indonesia (BWI), Hafiz Gaffar membeberkan, pemberian wakaf alat kesehatan ini membuktikan bahwa ibadah wakaf tidak hanya untuk madrasah, masjid, atau makam.

“Kalau selama ini kita mengenal wakaf hanya tiga, madrasah, makam, dan masjid, hari ini kita buktikan bahwa wakaf bisa masuk kemana saja bahkan lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dia berharap pemberian alat kesehatan itu bisa memberi manfaat besar dalam menurunkan prevalensi kebutaan di Banten. Sambil pihaknya juga akan meningkatkan fasilitas di RSAW sebagai rumah sakit mata pertama di Banten.

Baca juga: Peringati HUT Ke-4, RS Mata Achmad Wardi Kembali Gaungkan Gerakan Wakaf

“Kedepan saya berharap outcome atau kebermanfaatan dari RSAW ini bisa lebih, bisa menurunkan prevalensi kebutaan, menjadi rujukan (pengobatan) penyakit mata, dan pusat pendidikan. Kami akan melakukan perluasan RSAW, tujuannya untuk menambah center yang belum ada saat ini,” katanya.

Selanjutnya : SEJALAN DENGAN PROGRAM PEMERINTAH

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar