Peringati Hari CTPS, LKC-DD Gelar Edukasi di 11 Wilayah Indonesia

Para siswa sedang mempraktikan cuci tangan pakai sabn dan air mengalir. (Dok. Dompet Dhuafa)

KBRN, Serang: Dalam upaya menguatkan kebiasaan memcuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selama bulan Oktober 2021 Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menggelar edukasi CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) di 11 provinsi di Indonesia dengan tetap memperhatikan prokes.

Salah satu lokasi LKC-DD yang menggelar kegiatan edukasi CTPS ialah di Kota Serang, Banten. Bertepatan dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, LKC-DD Banten melangsungkan kegiatan edukasi serentak ditiga tempat, yaitu Sekolah Dasar Islamiyah Ciwaru, Sekolah Dasar Islam Kreatif dan Pos Sehat Cisauk, Banten, (15/10/2021).

Baca juga: Bantu Pemenuhan Nutrisi, LKC-DD Banten Bersama RSGM Yarsi Gulirkan Budikolbu

Pimpinan LKC-DD Banten, Danan Panggih Wisastra menjelaskan, tanggal 15 Oktober merupakan momentum untuk saling mengingatkan betapa pentingnya melakukan pola hidup sehat dan bersih. Salah satu caranya ialah melalui hal kecil seperti mencuci tangan pakai sabun.

“Manfaat dari mencuci tangan pakai sabun ini dapat mencegah kita dari penyakit-penyakit menular yang bisa menularkan lewat kuman-kuman yang ada di tangan kita. Jadi jangan malas-malas cuci tangan ya, jangan hanya karena tanggal 15 Oktober yang merupakan hari cuci tangan sedunia saja, tapi setiap hari ayo kita biasakan, baik di rumah, di sekolah, kita harus rajin cuci tangannya,” ajaknya kepada siswa-siswi.

Baca juga: LKC Dompet Dhuafa Gulirkan ‘Traktir Makan Saudaramu’ di 11 Provinsi Indonesia

Senada disampaikan Kepala Puskesmas Cipocok Jaya, Zakiyah. Menurutnya mencuci tangan merupakan hal kecil yang memiliki dampak besar bagi kesehatan.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa memperingati hari cuci tangan sedunia. Cuci tangan itu sangat penting, cuci tangan itu sangat kecil tapi dampaknya sangat besar. Karena dengan cuci tangan pakai sabun dan dengan langkah-langkah yang benar, kita bisa terhindar dari segala macam penyakit. Mencuci tangan itu usaha kita, apalagi dalam masa pandemi ini menjadi salah satu aturan yang wajib,” kata Zakiyah.

Kedatangan TIM LKC-DD Banten ini disambut baik oleh pihak sekolah, guru dan anak-anak yang mengikuti kegiatan hari ini. Anwar Malik yang bertindak sebagai Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah berharap dari kegiatan yang diadakan kali ini mampu menumbuhkan kebiasan anak-anak untuk senantiasa melakukan cuci tangan pakai sabun.

Baca juga: Tingkatkan Taraf Hidup Warga Banten, LKC Dompet Dhuafa Luncurkan "Kampung Sehati"

“Saya ingin mengucapkan selamat datang tim dari LKC-DD berserta relawan dan dari Puskesmas Cipocok Jaya telah memberikan kesempatan pada sekolah kami untuk mengadakan edukasi terkait cuci tangan pakai sabun sedunia ini. Saya berharap setelah anak-anak diberikan edukasi ini, anak-anak bisa menerapkan kebiasaan cuci tangan yang benar saat mereka melalukan berbagai aktivitas di kehidupannya sehari-hari,” ujar Malik.

Sebanyak 215 penerima manfaat dari tiga lokasi mendapatkan edukasi yang berikan oleh LKC-DD Banten. Selain edukasi semua penerima manfaat yang didominasi oleh anak-anak SD tersebut mendapatkan paket hygiene kit yang berisi sabun, handzanitizer dan masker. Kemudian anak-anak juga diberikan stiker yang ditempel setiap mereka melakukan cuci tangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00