Gelorakan Wake Up Wakaf, Jurnalis Diajak Lihat Lebih Dekat Aset Wakaf

Perwakilan media massa nasional mengujungi RS Mata Achmad Wardi Badan Wakaf Indonesia (BWI) - Dompet Dhuafa Serang. (Dok. Dompet Dhuafa)

KBRN, Serang: Inovasi teknologi telah mendorong fenomena digitalisasi di berbagai bidang, termasuk dalam perwakafan. Untuk itu, sebagai upaya mempercepat transformasi wakaf produktif, Dompet Dhuafa mengajak perwakilan media massa nasional dalam Press Touring wake up wakaf seperti RS Mata Achmad Wardi Badan Wakaf Indonesia (BWI) - Dompet Dhuafa Serang, Banten, Masjid Al Majid dan Pusat Belajar Mengaji (PBM) Bukit Kemuning, serta RS AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur.

Rekan-rekan jurnalis diajak berkunjung ke Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi berbasis wakaf dengan kolaborasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) - Dompet Dhuafa, Serang, Banten pada Rabu (13/10/2021) siang kemarin. 

Baca juga: Peringati HUT Ke-4, RS Mata Achmad Wardi Kembali Gaungkan Gerakan Wakaf

Mereka diajak untuk melihat ruangan layanan mata serta menyediakan  pemeriksaan ketajaman penglihatan atau visus mata. Tes ini biasa digunakan sebagai cara mengetahui kelainan refraksi mata seperti mata minus (rabun jauh), rabun dekat, dan mata silinder di Ruang Diagnostik.

"Ini merupakan Rumah Sakit Mata Wakaf kelas C. Kami berharap Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-Dompet Dhuafa menjadi contoh Rumah Sakit Mata untuk melayani masyarakat se-Provinsi Banten. Pada akhir tahun 2020 BWI memberikan dana CWLS retina dan glaukoma center untuk RS Mata Achmad Wardi," ujar Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi, Mohammad Badrus Sholeh.

"Melalui Press Tour Wake Up Wakaf ini kami mengharapkan rekan rekan media dapat meningkatkan gerakan wake up wakaf agar masyarakat bisa meningkatkan minat untuk berwakaf di bidang kesehatan," sambungnya.

Kurangnya literasi masyarakat terkait wakaf, menyebabkan wakaf masih dipandang sebelah mata. Padahal potensi wakaf di Indonesia sangat besar dan bisa menjadi alat untuk pemerataan ekonomi. 

"Media berperan penting sebagai jembatan pemberitaan untuk Dompet Dhuafa dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program semua Bisa Wakaf," jelasnya.

Baca juga: Kesehatan Mata Terganggu Selama Pandemi, RS Mata Achmad Wardi Buka Layanan Myopia Screening Center

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono menjelaskan, menggelorakan semua bisa wakaf, agar pengelolaan wakaf harus memanfaatkan teknologi dan platform digital untuk menyosialisasikan nilai nilai kebaikan melalui media, khususnya membangun semangat filantropi.  

"Dompet Dhuafa Banten mengawal Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-Dompet Dhuafa dari awal. Dari tahap Diserahkan pengolahannya ke donpet dhuafa. Awalnya ini merupakan Rumah Sakit ibu dan anak. Beroperasi sejak oktober 2017. Bukan hanya memberikan financial baik tapi juga di bidang sosial juga baik," tutur Pidono.

"Wakaf bukan sekedar tanah wakaf sekarang bisa berupa uang tunai yang dapat ditunaikan. Semoga dengan adanya press tour bisa dipublikasikan oleh media agar wakaf bisa bermanfaat lebih luas lagi," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00