FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Sudah 33, KSB di Banten Diakui Belum Maksimal

Sekretaris Tagana provinsi Banten, Dadan Suryana.

KBRN, Serang - Sebanyak 33 Kampung Siaga Bencana di provinsi telah terbentuk di 8 kabupaten/ Kota. Meski diakui jumlah itu belum proporsional, mengingat di Banten tercatat ada 155 Kecamatan.

"Saat ini ada sebanyak 33 Kampung Siaga Bencana (KSB) yang ada di 8 kabupaten dan kota.  Diakui jumlah ini belum proporsonial, karena kecamatan di Banten ada 155," terang Sekretaris Taruna Siaga Bencana provinsi Banten, Dadan Suryana disela Dialog di studio RRI Banten, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, saat ini KSB diprioritaskan di wilayah yang potensi bencananya tinggi sepeti daerah yang rawan banjir, longsor dan bencana lainnya.

"Paling banyak di Pandeglang ada sebanyak 13 Kab Lebak 6, Kab Serang 3, Kab Tangerang 6, Kota Cilegon 1, Kota Serang 1, Kota Tangerang 1 dan Tangsel 1," terang Dadan.

Adapun personil yang terlibat dalam KSB merupakan dari berbagai instansi dan beragam profesi. Karena personil yang terlibat dalam kepengurusan kampung siaga bencana dijadikan sebagai agen untuk penanganan bencana.

"Nanti mereka yang akan menyebarkan informasi, memberikan pelatihan seperti  akses bantuan dan penanganan kebencanaan. Sehingga penanggualan bencana tidak melulu pemerintah, tapi bagaimana mengoptimalkan potensi yang ada di kampung siaga bencana tersebut," jelasnya.

"Mulai dari anggota Tagana, Karang Taruna, perangkat kecamatan, personil keamanan, petugas kesehatan dan potensi lainnya," lanjutnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00