Peringati HUT Ke-4, RS Mata Achmad Wardi Kembali Gaungkan Gerakan Wakaf

Acara Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021. (Dok. Dompet Dhuafa)

KBRN, Serang: RS Mata Achmad Wardi, Serang mengadakan serangkaian kegiatan dengan tema “Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021”.

Gerakan itu merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) keempat rumah sakit mata pertama di Kota Serang itu.

Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD Moh. Badrus Sholeh menerangkan, pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai wujud syukur RS Mata Achmad Wardi atas perjalanan yang telah dilewati dan segala pencapaian yang telah didapatkan untuk terus membantu masyarakat khususnya dalam mengatasi masalah penglihatan.

“Harapannya dengan adanya program sosial yang diadakan oleh RS Mata Achmad Wardi seperti 3.000 operasi gratis untuk dhuafa, senilai Rp3 miliar untuk operasi retina dan glaucoma, kacamata gratis untuk santri dan Kyai se-Banten, serta 3.000 wakaf Al-Qur’an Braille untuk tunanetra, akan lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Dompet Dhuafa dan RSUD Pakuhaji Sepakat Sediakan Layanan Bimbingan Rohani Pasien

Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021 ini di hadiri oleh beberapa stakeholder diantaranya: Prof. Dr. H. Muhammad NUH, DEA (Ketua Badan Pelaksana BWI),  Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si (Gubernur Banten),  Nasyith Majidi (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika), Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM (K) (Menteri Kesehatan RI (2014-2019), dr. Moh. Badrus Sholeh, M.Kes (Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD), dr. M. Sidik, Sp.M (K) (Ketua Umum Perdami Pusat), dr. Uyik Unari, Sp.M (K) (Founder Eyelink Group), Ust. Yusuf Mansur (Dai Indoensia).

Menurutnya, gerakan wakaf produktif ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahtraaan umat. RS Mata Achmad Wardi terus berupaya untuk memberikan fasilitas dan kemudahan untuk mendapatkan pelayanan mata bagi masyarakat yang mempunyai keluhan mata.

“Dengan program Wakaf untuk Indonesia Melihat harapanya masyarakat yang tidak punya biaya untuk operasi mata bisa mengikuti program ini, sehingga kebermanfaatan dalam program ini bisa di rasakan langsung oleh masyarakat luas," ucapnya.

Sementara Ketua Badan Pelaksana BWI, Muhammad Nuh, DEA mengajak masyarakat luas untuk mau berwakaf. Dengan begitu RS Wakaf seperti RS Mata Achmad Wardi bisa diduplikat dan di bangun diberbagai kota maupun kabupaten di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Melihat Singgah di Banten, Dompet Dhuafa Bagikan Kacamata Untuk Ratusan Siswa

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Nasyith Majidi menambahkan, gerakan wakaf memiliki manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Gerakan tersebut juga diyakini dapat menjadi solusi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Wakaf menjadi hal yang penting untuk kita pahami, karena banyak kebermanfaatan yang akan didapat. Selain itu juga wakaf bisa memberikan kesejahteraan untuk umat dalam berbagai aspek seperti kesehatan juga pendidikan yang nantinya akan terus berkembang dan mampu menciptakan hal baru untuk kehidupan masyarakat luas kelak,” terangnya.

Sekadar diketahui, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD didirikan tahun 2018 oleh Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). RS tersebut berdiri di atas tanah wakaf milik keluarga Achmad Wardi. RS dibangun dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk daerah Banten pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar