Gadis 16 Tahun di Cilegon, Jadi Pelampiasan Nafsu Bejat Seorang Laki-Laki Selama Tiga Tahun

Tampang Pelaku MY (40)

KBRN, Cilegon : Seorang gadis berusia (16) sebut saja Bunga, menjadi pelampiasan nafsu seorang pria berinisial MY (40) warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, selama tiga tahun terakhir. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun RRI, kasus tindak pidana persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur itu terungkap. Berawal dari adanya laporan dari ibu  korban. Dimana kata Nanar, dari laporan itu Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon langsung bergerak cepat untuk menangkap terduga pelaku berinisial MY tersebut.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Muhamad Nandar menuturkan, tindakan persetubuhan itu terjadi berawal dari perkenalan antara korban dengan pelaku lewat media sosial (Medsos) Facebook. Setelah berkenalan melalui medsos selama dua bulan, korban dan pelaku bertukar nomor handphone dan melakukan pertemuan di rumah pelaku hingga terjadi kasus persetubuhan tersebut.

"Dari keterangan korban, Bunga awalnya berkenalan dengan pelaku MY lewat media sosial Facebook. Setelah dua bulan kemudian, pelaku dan korban saling bertukar nomor handphone. Selanjutnya pada bulan Juni 2020 pelaku meminta korban datang ke rumahnya hingga terjadi hubungan suami istri," ujar Nandar melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Selasa (28/6/2022).

Nandar menyampaikan, terakhir pelaku melakukan tindakan asusila dengan korban pada hari hari Jum'at 13 Mei 2022 sekira Pukul 23.00 WIB. Sementara, aksi pelaku terhitung dari tahun 2020.

"Tidak sampai disitu pelaku MY (40) melakukan hubungan intim di rumahnya sebanyak tiga kali di tahun 2020. Lalu, di bulan Mei 2022 sebanyak dua kali dan terakhir pada hari Jumat tanggal 13 Mei 2022 ditempat yang sama," ungkap Nandar.

Lebih lanjut Nandar mengungkapkan, ibu korban sudah mengetahui hubungan tersebut dan sempat melarang kepada pelaku MY (40) untuk tidak mendekati putrinya, akan tetapi pelaku tetap saja melakukan hubungan terlarang itu dengan anak korban. Dikatakan Nandar, lantaran kesal dengan sikap pelaku yang terus saja mendekati korban. Ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres Cilegon.

"Ibu korban awalnya menanyakan kepada putrinya, tentang hubungan dengan MY  sudah sejauh mana dan Bunga menjawab pada ibunya bahwa dirinya telah melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Dari situ ibu korban sangat terkejut dan menasehati putrinya untuk tidak bergaul dengan MY karena sudah memiliki keluarga," jelasnya.

Terkait kasus tersebut, Nandar mengaku  telah memeriksa para saksi- saksi serta mengamankan barang bukti. 

"Yang diamankan pada perkara ini berupa pakaian korban, serta hasil visum yang memperkuat dalam petunjuk pembuktian. Akibat perbuatannya, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan anak. Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun kurungan dan maksimal 15 tahun kurungan penjara," Pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar