ASN Pandeglang Tak Minati Tes Urine Narkoba yang Dilakukan BNN Banten

Tes urine narkoba bagi ASN Pandeglang sepi peminat. (RRI/Dendy)

KBRN, Pandeglang: Pelaksanaan tes urine narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang sepi peminat.

Tes urine itu hanya diikuti oleh empat ASN dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: Warga Binaan dan Petugas Rutan Klas IIB Pandeglang Dites Urine

"Dari jumlah pegawai hanya beberapa persen, hanya diambil sampel setiap OPD maksimal 4 orang saja," kata Pelaksana tugas (Plt) Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Provinsi Banten, Jaya Suryadi Jaya, Kamis (24/6/2021).

Padahal kata dia, BNN hanya membantu mendeteksi ASN yang memakai narkoba. Mengingat penyelenggaraan tes urine itu merupakan permintaan Pemkab.

"Sebenarnya kegiatan tes urine yang melaksanakan pemerintah daerah. Makanya, kita membantu pemerintah daerah untuk melakukan tes urine secara mandiri," ujarnya. 

Baca juga: BNN Sebut Pelabuhan Merak Jadi Pintu Masuk Peredaran Narkoba di Pulau Jawa

Oleh karenanya ia berharap, Pemkab Pandeglang bisa mewajibkan seluruh pegawai untuk melakukan tes urine guna mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika. 

"Semoga ke depan, pemerintah daerah bisa melakukan kegiatan yang sama, dan melakukan koordinasi dengan BNN. Adapun hasil tes urine, semua hasilnya negatif," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar