Empat PPIH Asal Kalsel Siap Bertugas Ke Arab Saudi

Photo : Ilustrasi

KBRN, Banjarmasin : Sebanyak 828 orang peserta mengikuti Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1443H/2022M. Petugas tersebut terdiri dari dari 524 unsur Kementerian Agama dan 304 unsur Kementerian Kesehatan se Indonesia.

Peserta bimbingan teknis PPIH Arab Saudi Tahun 1443H/2022M ini adalah mereka yang telah lolos dari seluruh proses rekrutmen petugas di tingkat Kementerian Agama Kabupaten/Kota, tingkat provinsi maupun tingkat pusat tahun 2020.

Dari jumlah tersebut, empat orang petugas PPIH Arab Saudi diantaranya dari Kalsel yaitu Hidayaturrahman bagian Pembimbing Ibadah dan Henny Rizky Ariani bagian Pelayanan Konsumsi keduanya petugas dari Kanwil Kemenag Kalsel kemudian Zainuddin dari Kemenag Tapin sebagai Pelayanan Akumodasi dan Syahriadi dari UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

“Alhamdulillah hampir sepekan sudah kita mengikuti Bimtek PPIH Arab Saudi,  kemaren Kamis (19/5) sudah dibagikan satuan tugas masing-masing PPIH Arab Saudi, kebetulan saya dan Syahriadi bertugas di Satuan Tugas Daerah Kerja (Daker) Bandara Sektor I, Kemudian untuk Heny dan Zainuddin menempati Sektor V bertugas di daerah Misfalah,” kata Hidayaturrahman di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Jumat (21/5/2022).

"Insya Allah kita siap melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan kepada para jemaah haji di Arab Saudi, mohon doa dari semuanya semoga diberikan kemudahan bagi kami dalam bertugas nanti," Katanya.

Menurut Dayat, secara garis besar melalaui Bimtek PPIH Arab Saudi yang merupakan kegiatan pembekalan terintegrasi tersebut dirinya dan kawan kawan lainnya diminta membangun komitmen dalam kebersamaan antara satuan tugas. “Kemaren kita sudah dibekali berbagai macam materi tugas dan fungsi masing-masing sesuai dengan Dakernya dan Sektornya, baik di Mekah, Madinah maupun Bandara,” katanya.

Dayat selanjutnya menerangkan, dirinya dan petugas lainnya diberikan Amanah secara husus untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah, sehingga para Jemaah haji diharapkan bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik dan mendapatkan haji yang mabrur.

“Ditahun ini tugas PPIH Arab Saudi dinilai agak berat, dikarenakan imbas Covid 19 dan juga iklim panas di Saudi yang diperkirakan nantinya pada bulan Juli tersebut sekitar 49 derajat panasnya, berdasarkan perkiraann tersebut maka kami para petugas dituntut untuk betul betul menjaga kondisi fisik, oleh karenanya dipembekalan ini setiap hari kami diwajibkan ikut olah raga dari pukul 6 hingga tujuh, senam lari dan pembiasaan disiplin yang dikawal oleh teman teman dari TNI dan Polri yang mendampingi peserta,” jelasnya.

Oleh karenanya Dayat berpesan kepada jemaah haji untuk betul betul mempersiapkan kondisi fisiknya dengan rajin berolahraga terutama juga kepada para petugas Kloter yang akan menyertai jemaah haji. “Kita berharap jemaah haji dapat memahami hal ini, sehingga dapat betul betul mempersiapkan dirinya, termasuk juga nanti menjelang Armuzna (Arofah, Muzdalifah dan Mina). 

Selanjutnya kami juga mengharapkan Kerjasama dengan petugas Kloter yang menyertai Jemaah untuk dapat saling berkoordinasi dan bertukar informasi melalui media group WA yang telah disediakan. "Jika ada permasalahan saat bertugas nanti jangan malu untuk disampaikan di group tersebut, sehingga dapat diberikan solusi secara bersama,” pintanya.

Diperkirakan Dayat dan yang lainnya akan bertolak ke Arab Saudi pada awal bulan Juni mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar