Pemko Banjarmasin Hidupkan Lagi Budaya Mawarung dengan Sajian Kuliner Khas Banjar

Istimewa

KBRN, Banjarmasin: Destinasi wisata kuliner 'Mawarung Baimbai' di Kota Banjarmasin, secara resmi kembali beroperasi.

Simbolis pembukaan kembali lokasi wisata Kuliner Wasaka yang berlokasi di Bawah Jembatan Banua Anyar tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, pada Sabtu (22/1) petang kemarin.

Wisata yahg dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sungai Jingah tersebut diketahui sudah hampir dua tahun berhenti beroperasi akibat adanya pandemi Covid-19 masuk ke Banjarmasin sejak Maret 2020 lalu.

Namun di kini lokasi yang menyuguhkan berbagai macam kuliner khas masyarakat Banjar tersebut bisa kembali dinikmati oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak mengatakan, dibukanya kuliner Mawarung pada Sabtu dan Selasa sore itu diharapkan bisa kembali menggairahkan wisata di Banjarmasin sekaligus memperbaiki ekonomi masyarakat pasca pandemi covid,-19. 

"Dengan dibukanya destinasi wisata ini kita berharap masyarakat tetap konsisten menjaga protokol kesehatan, pedagang tetap jaga kebersihan dan selalu menggunakan maskernya," ucapnya saat dibincangi awak media.

Kendati demikian, ia tetap menekankan kepada para pengunjung yang mau datang ke Kuliner Wasaka menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

Bukan tanpa alasan, hal itu demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang sudah mulai mereda di Kota Seribu Sungai ini. 

"Seperti menggunakan masker, kemudian juga yang lainnya, pedagang juga harus pake masker, jadi pembeli juga tidak khawatir karena kebersihannya," pungkasnya. 

Sebelumnya, Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman menilai, kembalinya wisata kuliner wasaka ini adalah upaya mempertahankan budaya khas Banjar yang ada dalam bentuk sajian kuliner.

"Ini seperti melestarikan budaya Kalsel yang suka mawarung, disini warga bisa merasakan bagaimana budaya dahulu mawarung dengan aneka makanan bahari," ujar Iksan Budiman. 

Benar saja destinasi wisata kuliner yang tepat berada di area Museum Wasaka Banjarmasin itu terdapat pedagang yang menjual beraneka ragam makan khas Banjar dengan harga terjangkau. 

"Ada tadi keliling, kue masubah yang merupakan kue khas Banjar dan hanya ada di mawarung ini," ungkapnya

Selain itu, ia menambahkan makanan lainnya juga ada, seperti kakicak, lupis, surabi, putu mayang, lempeng, ulin-ulin, petah. 

Jenis lainnya yakni Ketupat Kandangan, lontong, soto, sate, mie bancir, bihun, buras, ketupat sayur, bakso dan aneka minuman dan es buah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar